Categories: Riau

3.182 Sepeda Motor Diberikan ke Kades dan BPD

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri), SF Hariyanto bersama Dirjen Bina Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr La Ode Ahmad Pidana Bolombo, secara simbolis menyerahkan bantuan kendaraan operasional untuk kepala desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Riau, Jumat (3/5). Penyerahan kendaraan tersebut dilaksanakan pada rapat koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Provinsi Riau di Pekanbaru. 

Pj Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, tahun ini Pemprov Riau memberikan bantuan dua sepeda motor untuk kepala desa dan BPD dengan nilai sebesar Rp45 juta melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Di mana di Riau terdapat 1.591 desa. Total ada 3.182 unit sepeda motor yang disalurkan.

“Tahun ini Pemprov Riau memberikan anggaran untuk pembelian kendaraan operasional bagi desa. Total anggarannya Rp45 juta per desa untuk pembelian dua unit sepeda motor. Ini sebelumnya tidak ada, baru tahun ini kita adakan untuk operasional kepala dasa dan BPD,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Pemprov Riau tahun 2024 mengalokasikan anggaran BKK Desa sebesar Rp318.199.529.000. Bantuan tersebut disalurkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Tahun ini kami menyiapkan anggaran untuk BKK Desa sebesar Rp318 miliar lebih. Bantuan tersebut disalurkan melalui BUMDes dan besarannya berbeda-beda atau variatif sesuai kualifikasi BUMDes,” kata Pj Gubri.

Untuk besaran BKK desa sendiri berdasarkan klasifikasi BUMDes maju dan IDM mandiri, maka desa akan mendapatkan BKK Pemprov sebesar Rp234 juta. Jumlahnya saat ini ada sebanyak 193 BUMDes. Kemudian, untuk BUMDes maju dan IDM maju masing-masing mendapatkan Rp229 juta dengan total 91 desa.

Lalu, untuk BUMDes maju dan IDM berkembang mendapatkan Rp227 dengan total penerima sebanyak 31 BUMDes. Selanjutnya untuk BUMDes berkembang mendapatkan Rp209 juta dengan total penerima sebanyak 339 BUMDes.

Selanjutnya untuk BUMDes tumbuh atau berkembang mendapatkan Rp189 juta dengan total penerima 530 BUMDes. Dan untuk BUMDes dasar atau perintis mendapatkan Rp179 juta dengan total penerima sebanyak 407 BUMDes.

“Memang kami memberi reward bagi desa yang mendorong desanya menjadi mandiri dan BUMDes yang maju, jadi kita memberikan lebih. Alhamdulillah pada tahun 2024 desa tertinggal dan sangat tertinggal di Riau sudah nol. Ini semua berkat kerjasama bupati dan kepala desa,” sebutnya.

Dirjen Bina Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr La Ode Ahmad Pidana Bolombo juga mengapresiasi langkah yang dilakukan Pj Gubernur dalam memberikan kendaraan operasional tersebut. Menurutnya hal ini juga bisa menjadi contoh bagi pemerintah daerah lainnya.

“Saya takjub karena ada pemerintah provinsi yang memberi perhatian lebih kepada desa dengan memberikan kendaraan operasional. Mudah-mudahan ini menginspirasi daerah lain dan dalam berbagai kesempatan akan saya sampaikan ke seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru






Reporter: Soleh Saputra

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

4 jam ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

6 jam ago

Konflik Lahan Memanas, Puluhan Warga Tuntut Kades Belantaraya Mundur

Puluhan warga kepung Kantor Desa Belantaraya, tuntut kades mundur dan penyelesaian sengketa lahan yang memanas.

1 hari ago

PLN Gandeng Kejagung, Pengamanan Proyek Strategis di Riau dan Jambi Diperkuat

PLN UIP Sumbagteng gandeng Kejagung perkuat pengamanan proyek listrik di Riau dan Jambi guna pastikan…

1 hari ago

Test Drive Suzuki Fronx Bisa Bawa Pulang Mobil hingga iPhone!

Suzuki Trada gelar test drive Fronx berhadiah mobil, motor, hingga iPhone 17 Pro. Program berlangsung…

1 hari ago

Penertiban Tak Efektif, PKL Tetap Jualan di Lokasi Lama

PKL di Pekanbaru kerap kembali berjualan meski ditertibkan. DPRD menilai pengawasan belum konsisten dan perlu…

1 hari ago