BNNP Riau menggelar ekspos penangkapan narkoba, baru-baru ini.(JAWAPOS.COM)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau masih melakukan pengembangan pascapengungkapan peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 30 kilogram (kg).
Kepala BNNP Riau, Brigjen Pol Untung Subagyo mengatakan, saat ini pihaknya tengah memburu pemilik dan pemesan barang haram tersebut. Selain itu, pihaknya juga telah mengantongi identitas sindikat narkoba jaringan internasional tersebut.
"Kami sudah kantongi identitas pemilik dan pemesan sabu itu. Mereka dalam pengejaran kami," ungkap Untung kepada Riau Pos, Senin (2/9).
Mengenai identitas keduanya, mantan Kepala BNNP Papua Barat itu belum bersedia menyampaikannya dengan alasan kepentingan penyelidikan kasus tersebut. Namun, Untung berjanji akan membeberkan pengungkapan sabu senilai puluhan miliar itu dalam waktu dekat.
"Hari Rabu (besok, red), kami lakukan ekspose. Di sana nanti akan saya sampaikan secara jelas pengungkapan sabu 30 kg itu," ujar jenderal bintang satu itu.
Sebelumnya, BNNP Riau menggagalkan peredaran sabu 30 kg di Bumi Lancang Kuning, Ahad (1/9) dini hari. Pengungkap itu, berawal dari informasi masyarakat yang diterima terkait akan masuknya narkoba ke Pekanbaru. Kemudian ditindaklanjuti dengan proses penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan.(rir)
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Editor : Rinaldi
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.
Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…
Batiqa Hotel Pekanbaru menghadirkan Patin Lancang Kuning lewat program Jelajah Rasa Nusantara, kolaborasi dengan nelayan…
Daihatsu mengajak komunitas merasakan langsung performa dan efisiensi Rocky Hybrid lewat Smart Challenge di lalu…
Kejari Inhu melimpahkan sembilan tersangka korupsi pengelolaan keuangan Perumda BPR Indra Arta ke JPU. Perkara…
DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…