Categories: Riau

Hari Pertama PPDB: Dinilai Rumit, Banyak Orangtua Pusing

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 digelar serentak di Riau, Senin (1/7). Dari pantauan Riau Pos di sejumlah sekolah di Pekanbaru, pendaftaran berjalan kondusif. Meski begitu, tetap saja sistem zonasi yang diterapkan pemerintah menimbulkan berbagai polemik di masyarakat.
 

Di hari pertama pembukaan pendaftaran, wali murid mengeluhkan sistem pendaftaran yang dinilai rumit. Hal ini diungkapkan salah satu wali murid, Weni. Menurutnya pendaftaran yang diharuskan melampirkan kartu keluarga (KK) dan surat keterangan lulus asli sebelum mengambil formulir menimbulkan kesulitan.
Selain itu, dia baru memperbarui KK dan baru pindah juga harus melampirkan surat keterangan domisili. Pasalnya, Weni baru menyadari jika KK miliknya ternyata baru diperbarui satu bulan yang lalu dan ia berasal dari luar kota.

“Saya baru tahu kalau dalam pendaftaran harus melampirkan surat domisili dengan menyertakan keterangan sudah berapa lama tinggal di sana. Kalau ternyata KK diperbarui tidak sampai 6 bulan,” kata Weni.

Selain itu, juga terdapat wali murid yang kurang memahami persyaratan PPDB. Desi misalnya. Dia harus pulang dengan tangan kosong karena tidak membawa persyaratan lengkap.

“Saya nggak bawa surat domisili, saya pindahan dari Medan,” tutur Desi.

Sementara itu, panitia PPDB SMP N 23 Pekanbaru Siti tidak menampik hal tersebut. Dalam PPDB pendaftar harus melampirkan KK dan surat keterangan lulus asli. Bagi siswa pindahan dan kurang dari enam bulan diharuskan memperbarui KK dan melampirkan surat domilisi dari kelurahan tempat tinggal baru yang menjelaskan tahun pindahan.  “Peraturannya sudah seperti itu,” ujar Siti.

Sementara di SMPN 1 Pekanbaru, Meilina yang mengaku tinggal di kawasan Alam Mayang pusing dan tidak mengerti dengan pemberkasan hingga akhirnya dibantu ibu-ibu lainnya.  “Saya dari Medan, baru setahun di sini. Kata guru di sekolah anak saya bisa daftar di sini (SMPN 1 Pekanbaru, red). Cuma kata ibu-ibu ini, kalau saya tinggal di Alam Mayang sana, lebih dekat ke SMPN 9 Pekanbaru,” ujar Meilina kepada Riau Pos.(*1/ilo/*2/ted)


>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

6 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

7 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

7 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

7 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

1 hari ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

1 hari ago