Categories: Riau

IKLH Riau Naik Melebihi Target

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH) di  Provinsi Riau pada tahun 2021 terjadi peningkatan 2,46 poin. Yakni dari angka 68,26 pada tahun 2020 menjadi 70,72 pada tahun 2021.

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) Riau, Mamun Murod mengatakan, peningkatan IKLH pada 2021 tersebut, melebihi target dalam RPJMD Provinsi Riau yaitu 68, atau target revisi RPJMD Provinsi Riau 69,80.

"IKLH kita di Riau terjadi peningkatan. Peningkatan tersebut melebihi dari target RPJMD Riau," kata Mamun Murod pada acara rapat teknis peningkatan

kinerja pemerintah daerah di aula rapat DLHK Riau, dengan agenda pertemuan terkait  pengelolaan lingkungan hidup, Jumat (1/4).

Lebih lanjut dikatakannya, peningkatan IKLH itu menunjukkan adanya perbaikan pada indeks kualitas udara di Riau. Begitu juga dengan indeks kualitas lahan dan indeks kualitas air laut. Meski begitu, khusus untuk indeks kualitas air belum mampu mencapai target yang ditetapkan dalam RPJMD.

"Pasalnya, berdasarkan hasil pemantauan bahwa pencemaran dari kegiatan domestik menjadi dominan sebagai penyebab menurunnya kualitas air. Upaya pengelolaan sampah dan limbah domestik melalui pembangunan IPAL communal serta pembangunan TPA dengan sanitary landfill sangat diperlukan dalam mengatasi pencemaran tersebut," ujarnya.

Adanya kondisi spesifik badan air permukaan di Provinsi Riau seperti danau dan sungai berada di lahan gambut serta dipengaruhi oleh pasang surut air laut menjadi hal penting mempengaruhi kualitas air.

'Pemprov Riau memiliki komitmen yang tinggi terhadap peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup. Hal tersebut seperti telah diamanatkan dalam RPJMD Provinsi Riau melalui misi kedua yaitu mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang merata dan berwawasan lingkungan melalui strategi dan arah kebijakan yaitu mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan Riau Hijau," jelasnya.

Melalui Riau Hijau akan dibangun secara nyata aksi mitigasi untuk mengendalikan kuantitas dan kualitas vegetasi tutupan lahan, udara, air serta aksi adaptasi. Aksi Riau Hijau dibagi menjadi tiga kebijakan antara lain, meningkatkan pengendalian kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya alam.

"Juga meningkatkan bauran energi dari sumber daya alam terbarukan," ujarnya.(sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

19 jam ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

20 jam ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

20 jam ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

20 jam ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

3 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

3 hari ago