Bupati Minta OPD Turun ke Lokasi Proyek Fisik
(RIAUPOS.CO) — Untuk menjaga kualitas pembangunan fisik yang dilaksanakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohul terutama yang mempunyai kegiatan fisik, baik pembangunan jalan, jembatan, box culvert, diminta kepala OPD untuk meningkatkan pengawasan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Rohul H Sukiman, Senin (30/9). ‘’Saya selalu menyampaikan langsung kepada kepala OPD agar turun ke lapangan untuk monitoring pelaksanaan kegiatan fisik. Sehingga pembangunan itu benar-benar lama dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,’’ jelas mantan Dandim Inhil itu.
Sukiman menegaskan, dirinya tidak menginginkan pembangunan infrastruktur dasar yang direncanakan pemerintah daerah tahun 2019, kualitas bangunannya kurang baik.
Selain kepala OPD, orang nomor satu Rokan Hulu itu mengharapkan pengawas proyek hendaknya sering turun ke lapangan saat kegiatan fisik berjalan. Bagaimana benar-benar diawasi, sehingga kualitas dan mutu bangunan sesuai dengan bestek.
‘’Kinerja pemerintah daerah, sangat ditentukan dari pencapaian kinerja OPD, dalam merealisasikan program kegiatan yang telah direncanakan. Tentunya, akan menjadi penilaian oleh pimpinan terhadap OPD yang bekerja dengan baik,’’ tuturnya.
Kepada kontraktor yang melaksanakan kegiatan fisik tahun ini, diingatkan untuk dapat melaksanakan sesuai dengan besaran teknis yang ada. Tentunya kegiatan fisik yang dilaksanakan, harus memperhatikan kualitas dan mutu bangunan di lapangan. Selain memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaannya dalam membangun daerah.(adv)
Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…
PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…
Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…
Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.
Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…
Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…