TINDAKAN TEGAS: Pihak pengelola Terminal Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru, melakukan tindakan tegas terhadap operasional travel ilegal dengan penilangan dan penahanan unit travel berplat hitam, Jumat (31/5/2019). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Koordinator Kesatuan Pelayanan (Korsatpel) di Terminal Tipe A Bandaraya Payung Sekaki Henry Tambunan mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penilangan terhadap travel plat hitam atau travel ilegal yang semakin menjamur dan memakai jalur tikus.
Menurutnya, sejak Februari sampai April 2019, terdapat 15 mobil travel plat hitam atau ilegal yang dikandangkan di akap atau angkutan kota angkutan provinsi. Katanya, jika ingin mobil kembali harus mengikuti sidang. “Sejauh ini sidang paling lama berlangsung selama 30 hari,†jelasnya.
Kemudian, pada dua pekan lalu terdapat satu unit mobil travel gelap yang dikandangkan, kemarin Rabu (29/5) satu mobil travel gelap dan hari ini Jumat (31/5) kembali satu mobil travel gelap dikandangkan.
“Mobil ditilang sebagai barang bukti. Sementara surat-surat dibiarkan atau tetap pada sopir. Sebab mereka lebih peduli pada mobil, mereka lebih peduli pada surat-surat. Jalan satu-satunya jika mobil ingin kembali yaitu sidang. Sementara untuk para penumpang akan dialihkan ke mobil atau angkutan lain,†ucapnya.
Ia pun mengimbau, agar masyarakat tidak memakai travel plat hitam karena akan mematikan travel plat kuning atau travel resmi.
Meski demikian, travel resmi harus memperbaiki pelayanan. Keuntungan menggunakan plat kuning atau travel resmi yaitu adanya asuransi, pajak dan aturan tiket. Dibanding plat hitam yang tidak ada memiliki asuransi dan tiket semau sendiri.
Penumpang memakai travel resmi atau plat kuning AJAP atau antar jemput antar provinsi tidak wajib masuk terminal. Sementara AKAP atau antar kota antar provinsi dan AKDP atau antar kota dalam provinsi wajib masuk terminal.
Capella Honda Riau menggelar Premium Movie Ride bersama komunitas PCX Pekanbaru dengan kegiatan rolling city,…
Aktivitas dapur MBG di SPPG Bencahlesung Tenayan Raya sudah dimulai pukul 02.00 WIB. Puluhan relawan…
Polres Siak bersama RAPP menanam jagung pipil di lahan 40 hektare di Kampung Lubuk Jering…
Manajemen Aulia Hospital melakukan kunjungan silaturahmi ke Riau Pos di Pekanbaru untuk mempererat kemitraan dan…
Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…
Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…