Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat hadir dan menyampaikan pidato politik di acara HUT ke-54 Partai Golkar di JIExpo, Jakarta. (DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Partai Golkar bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pada Desember 2019, di Jakarta. Salah satu agendanya adalah memilih ketua umum Golkar periode 2019-2024.
Ada lima kandidat yang kabarnya bakal maju menjadi calon Ketua Umum Partai Golkar. Dua di antaranya adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Ketua MPR Bambang Soesatyo. Isu adanya calon ketum titipan istana pun sempat merebak.
Menanggapi hal itu, Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan ikut campur pada pemilihan calon ketua umum Golkar. Bahkan, kepala negara sudah menegaskan bahwa dirinya tidak sama sekali mendukung salah satu kandidat calon ketua umum Golkar.
"Tidak ada campur tangan dari Istana," ujar Fadjroel di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (29/11).
Fadjroel mengatakan, dalam setiap kesempatan Presiden Jokowi selalu menegaskan bahwa pihaknya tidak ikut campur dengan pemilihan calon ketua umum partai berlogo pohon beringin tersebut.
"Itu tegas Pak Jokowi dan dinyatakan ketika pidato di beberapa tempat," katanya.
Selain Airlangga dan Bamsoet, ada tiga nama lainnya sekadar informasi, yakni Agun Gunandjar Sudarsa, Ridwan Hisjam dan Indra Bambang Utoyo.
Adapun pemilihan ketua umum Golkar dilakukan lewat mekanisme Musyawarah Nasional (Munas). Perhelatan akbar itu dilakukan 3-6 Desember 2019 bertempat di Jakarta. Setiap caketum yang siap maju wajib mengumpulkan 30 persen suara dukungan.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…