Categories: Politik

Ogah di Luar Pemerintahan Lagi, PKS: Ingin Mengusung, Bukan Mendukung

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) besutan PAN, Partai Golkar, dan PPP. Elite PAN ini pun tak ingin kontestasi Pilpres 2024 diikuti dua pasang calon.

“Atmosfer kita itu pengap, negatif, dan tidak produktif. Mungkin akibat Pilpres kemarin hanya dua pasang. Karena Pilpres hanya dua pasang, para pendukung mati-matian mendukung kandidatnya. Oleh karena itu kami mencoba membuat koalisi, maksudnya mudah-mudahan PKS bisa bersama-sama,” kata Zulhas dalam acara Milad ke-20 PKS di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (29/5/2022).

Zulhas mengamini, KIB dibentuk dengan maksud untuk memunculkan kandidat saat Pilpres nanti lebih dari dua pasang. Dia tak menginginkan terjadi polarisasi seperti Pilpres 2019.

“Maksudnya calonnya jangan dua lagi Pilpres besok, kalau bisa 3 lah, syukur-syukur bisa lebih. Ini untuk mengurangi apa yang kita alami hari-hari ini, dengan atmosfer yang pengap dan tidak produktif itu,” papar Zulhas.

Menurut Zulhas, negara yang besar adalah negara yang bisa melakukan kolaborasi, salah satunya dalam mengikuti kontestasi politik.

“Negara yang besar kalau kata Presiden PKS hanya bisa maju menjadi negara yang besar jika kita kolaborasi bersama-sama,” tegas Zulkifli.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi mengapresiasi partainya diajak gabung ke dalam KIB. Menurut Aboe Bakar, PKS tak ingin dikunci jika berkoalisi dengan partai lain, termasuk ke dalam KIB.

“Ajakan siapa saja boleh, welcome PKS. Tapi tidak boleh dikunci. PKS dilepas bebas, siapapun yang ingin bermain silakan, mau kerja sama dengan PKS in sya Allah siap, tapi jangan kunci kami, ngerti maksudnya ya,” tegas Aboe Bakar.

Menurut Aboe Bakar, pihaknya tak ingin hanya sekadar mendukung pasangan calon pada Pilpres 2024. Namun, ingin menjadi pengusung untuk menang pesta demokrasi.

“Jadi jangan dikunci kami, kami akan melihat siapa yang paling layak dan kami sudah tak mau lagi di luar pemerintahan. Kita akan rebut dengan kemenangan. Kita ingin mengusung bukan lagi mendukung,” pungkas Aboe.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Bapenda Pekanbaru Tindak Tegas, Hotel Penunggak Pajak Ditempeli Stiker

Bapenda Pekanbaru pasang stiker di hotel penunggak pajak di Jalan Sudirman. Sanksi tegas diberikan, izin…

20 menit ago

Lelang Aset Meranti Tahap Dua Segera Dibuka, Motor Dinas hingga Scrap Dijual Online!

Pemkab Meranti akan lelang ulang aset daerah 28 April 2026 secara online. Kendaraan dinas dan…

50 menit ago

CJH Riau Kloter Pertama Masuk Asrama Haji 23 April, Siap Terbang ke Tanah Suci!

CJH Riau kloter pertama masuk Asrama Haji 23 April 2026 dan berangkat 24 April. Jemaah…

1 jam ago

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

19 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

22 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

22 jam ago