Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengatakan tugas pemenang Pilpres 2019 adalah merangkul semua pihak untuk kembali bersatu dalam mewujudkan pembangunan bagi bangsa ini. Kendati demikian, anggota Komisi III DPR itu tidak setuju jika rekonsiliasi diartikan semua partai politik harus bergabung dengan pemerintah.
’’Setelah ini, tentu pemerintahan akan dibentuk oleh presiden dan wakil presiden terpilih. Saya berpandangan, jangan semua partai bergabung ke pemerintah, tetap harus ada oposisi,’’ kata Masinton di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Masinton berpandangan kontrol terhadap pemerintah sangat penting dalam menjalankan mandat yang sudah diberikan oleh rakyat. Dia menegaskan, dengan adanya check and balance, maka bisa mencegah otoritas yang telah diberikan oleh rakyat untuk sewenang-wenang.
’’Jadi, pemerintahan perlu kontrol dan pengawasan. Periode ini butuh oposisi yang memberi ruang kontrol untuk mengawasi jalannya pemerintahan,’’ ungkap anggota MPR Fraksi PDI Perjuangan itu. Dia menegaskan, akan lebih baik kalau ada parpol bersikap permanen sebagai oposisi lima tahun. Sebab, ujar dia, dengan adanya oposisi itu akan sangat baik dalam membangun iklim demokrasi.
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…