Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengatakan tugas pemenang Pilpres 2019 adalah merangkul semua pihak untuk kembali bersatu dalam mewujudkan pembangunan bagi bangsa ini. Kendati demikian, anggota Komisi III DPR itu tidak setuju jika rekonsiliasi diartikan semua partai politik harus bergabung dengan pemerintah.
’’Setelah ini, tentu pemerintahan akan dibentuk oleh presiden dan wakil presiden terpilih. Saya berpandangan, jangan semua partai bergabung ke pemerintah, tetap harus ada oposisi,’’ kata Masinton di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Masinton berpandangan kontrol terhadap pemerintah sangat penting dalam menjalankan mandat yang sudah diberikan oleh rakyat. Dia menegaskan, dengan adanya check and balance, maka bisa mencegah otoritas yang telah diberikan oleh rakyat untuk sewenang-wenang.
’’Jadi, pemerintahan perlu kontrol dan pengawasan. Periode ini butuh oposisi yang memberi ruang kontrol untuk mengawasi jalannya pemerintahan,’’ ungkap anggota MPR Fraksi PDI Perjuangan itu. Dia menegaskan, akan lebih baik kalau ada parpol bersikap permanen sebagai oposisi lima tahun. Sebab, ujar dia, dengan adanya oposisi itu akan sangat baik dalam membangun iklim demokrasi.
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…
Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…
Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…
Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…