Categories: Politik

Angka Partisipasi Pemilih Diprediksi Terjun Bebas

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pilkada serentak 2020 diputuskan digelar pada 9 Desember mendatang. Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Adi Prayitno menduga partisipasi masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) bakal sedikit dibanding tidak ada Covid-19. Hal itu karena untuk daerah zona merah, masyarakat akan takut pergi ke TPS melakukan pencoblosan.

"Karena sekarang dalam kondisi tertekan. Dalam kondisi normal saja orang malas‎. Pasti akan terjun bebas angka partisipasinya," ujar Adi dalam diskusi yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Sabtu (25/7).

Oleh sebab itu, dengan adanya penurunan jumlah partisipasi pemilih, akibatnya Pilkada serentak nanti tidak akan berkualitas. "Ini memaksakan pilkada di tengah pandemi. Menurut saya bukan hanya pertaruhan kualitas tapi perjudian demokrasi yang luar biasa," katanya.

Untuk itu, daerah yang kategori zona merah diusulkan bisa dimundurkan pelaksanaan jadwal pencoblosan. Itu dilakukan sampai daerah tersebut berubah statusnya menjadi hijau.

"Ini soal keselamatan. Kalau tetap dipaksakan dalam kondisi pera‎ng seperti ini semuanya enggak mungkin maksimal saya kira," ungkapnya.

Adi menambahkan, dalam kampanye Pilkada serentak nanti KPU melarang adanya acara yang menggundang banyak massa. Kampanye akan dilakukan secara daring. Dengan adanya kondisi seperti itu maka ada pesan yang tidak sampai terkait visi dan misi progam calon kepala daerah.

"Jadi dalam kondisi normal penyampaian visi dan misi susah diterima publik. Ini sekarang di tengah kedaruratan macam ini imbauan akan susah diterima karena adanya hambatan," pungkasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Basarnas Gunakan Alat Pendeteksi, Balita Tenggelam di Kuansing Belum Ditemukan

Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…

18 jam ago

Tak Mau Sampah Menumpuk, Wali Kota Pekanbaru Terapkan Komposter

ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…

18 jam ago

Banyak Tak Berizin, Kabel Fiber Optik di Pekanbaru Siap Ditata Ulang

Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…

18 jam ago

Siak Lakukan Efisiensi Besar, Tapi PPPK Tetap Dipertahankan

Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…

19 jam ago

Pacu Sampan Kampar 2026 Meriah, 25 Tim Ramaikan Sungai Kampar

Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…

20 jam ago

Belasan Pasien Terlantar di RSUD Bengkalis, Jadwal JKN Tak Sinkron

Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…

2 hari ago