Categories: Politik

KSP: Poyuono Berimajinasi soal Three Musketeers Istana

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ade Irfan Pulungan, menilai Politikus Partai Gerindra Arief Poyuono tengah berimajinasi soal The Three Musketeers dan Jokowi tiga periode.

Arief sebelumnya mengaku telah mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tiga periode kepada The Three Musketeers Istana berinisial L, P, dan M.

"Tanyakan saja sama Poyu, kalau saya tidak paham. Mungkin saja dia lagi berhalusinasi atau berimajinasi, memunculkan 'tokoh' seperti ingin membuat skenario film drama," kata Irfan saat dihubungi di Jakarta.

Poyu, dalam pernyataannya menolak membeberkan identitas jelas tiga sosok tersebut. Poyu hanya mengatakan bahwa tiga sosok itu merupakan orang-orang yang masukannya kerap didengar, loyal, serta setia kepada Jokowi.

"Cari tahu sendiri karena tak elok saya sebut nama-nama The Three Musketeers," ucap dia.

Menurut Irfan, pernyataan Poyu masih belum dapat dibuktikan. Ia pun meminta agar Poyu tidak membuat gaduh, karena pemerintah saat ini tengah menangani pandemi virus corona (Covid-19) yang semakin tidak terkendali.

Irfan menegaskan, terkait wacana presiden tiga periode itu sejatinya telah ditolak mentah-mentah oleh Jokowi. Apalagi, saat ini fokus Jokowi dan pemerintah adalah untuk menanggulangi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

"Pak Jokowi kan sudah tegas dan jelas sekali mengatakan berkali-kali untuk jabatan presiden tiga periode tidak punya keinginan dan niat, karena konstitusi mengatakan jabatan presiden hanya dua periode. Saat ini negara  sangat fokus untuk penanganan Covid-19," jelasnya.

Wacana perubahan masa jabatan preside di dari dua menjadi tiga periode kembali hangat diperbincangkan publik saat ini. Sejumlah partai politik telah menyatakan menolak usulan mengubah masa jabatan maksimal presiden menjadi tiga periode dan duet Jokowi-Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

PDIP misalnya, menilai usulan kembali mencalonkan Jokowi akan mengubah UUD dan hal itu bertentangan dengan sikap partai. Penolakan juga disampaikan Partai Gerindra, Golkar, PPP, PKS, hingga Demokrat.

Namun, Penasihat Relawan Jokowi-Prabowo (Jokpro) untuk 2024 Muhammad Qodari tak mau ambil pusing terkait penolakan sejumlah partai politik terhadap wacana presiden tiga periode itu.

Menurutnya, relawan ingin terlebih dahulu fokus menggalang dukungan dari masyarakat saat ini, untuk merealisasikan usulannya. Ia meyakini parpol akan mengikuti jika rakyat sudah berkehendak.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kementerian Agama Gandeng BPJS Lindungi Dai 3T di Riau

Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…

4 jam ago

Agung Nugroho Targetkan 5.000 Warga Ramaikan Petang Belimau

Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…

4 jam ago

Pemuda Padel Hadirkan Lapangan Super Panoramik di Pekanbaru

Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…

4 jam ago

Imlek 2026, JNE Hadirkan Barongsai dan Banjir Promo hingga 77 Persen

JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…

4 jam ago

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026, Touring Seru Plus Edukasi Safety

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…

5 jam ago

Jantung hingga Kanker, Biaya Penyakit Kronis Tembus Rp50 Triliun

BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.

5 jam ago