Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (Sekjen PD) Hinca Panjaitan.(jpnn.com)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (Sekjen PD) Hinca Panjaitan tidak ingin mengomentari sikap Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang mengucapkan selamat kepada calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma’ruf Amin.
“Tanyakan ke dia lah (Zulkifli),†kata Hinca di gedung DPR, Jakarta, Senin (20/5).
Yang jelas, kata Hinca, PD tetap konsisten akan mengucapkan selamat setelah pemenang diputuskan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kalau saya, Demokrat, tetap konsisten peluit berakhir barulah engkau bercakap, barulah engkau bersalaman, barulah engkau berkomunikasi. Masa iya, baru main bola, masih belum berakhir sudah selamatan. Bagaimana sih,†ungkap Hinca.
Karena itu, anggota Komisi III DPR ini mengingatkan untuk bersikap konsisten sampai selesai. Dia menegaskan, sekarang bukan saatnya bersalaman. Ibarat pertandingan sepak bola, kata Hinca, bersalamannya dilakukan setelah pertandingan berakhir.
“Jadi, menurut saya mari konsisten sampai peluit terakhir ditiupkan wasit. Saatnya bersalaman di situ bukan sekarang,†ungkap Hinca.
Sebelumnya diberitakan, Zulkifli mengucapkan selamat kepada Kiai Ma’ruf Amin, saat sama-sama menghadiri buka puasa bersama Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) di Twin Plaza, Slipi, Jakarta Barat, Ahad (19/5).
“Pak Kiai, selamat. Walaupun nanti tanggal 22 (Mei), tetapi saya ucapkan selamat,†kata ujar Zulkifli sambil menjabat tangan Ma’ruf. Merespons itu, Ma’ruf tertawa sambil berjalan menuju bangku yang telah disediakan. “Ha-ha-ha…,” kata Ma’ruf. (boy)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…