Categories: Politik

Berkarya dan PKS Sepakat Bekerja Sama

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menyambangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (19/11). Kehadiran putra putra Presiden Soeharto itu disambut langsung Presiden PKS M Sohibul Iman.

Tommy datang didampingi Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. Arkian, bos Humpuss Group itu bersama Priyo melakukan pertemuan tertutup dengan elite PKS.

Dari pertemuan itu PKS dan Berkarya mencapai lima poin kesepakatan. Sekjen PKS Mustafa Kamal yang mendampingi Sohibul pada pertemuan itu mengatakan, ada kesepahaman antara parpolnya dengan Partai Berkarya.

"Dalam silaturahmi kebangsaan yang berlangsung akrab dan bersahabat, kedua partai politik telah menyepakati kesepahaman," ucap Mustafa dalam jumpa pers di kantor DPP PKS.

Lebih lanjut Mustafa memerinci, poin pertama kesepakatan PKS dan Berkarya adalah komitmen kedua parpol tersebut membangun demokrasi yang sehat sesuai amanat reformasi dalam bingkai Pancasila, NKRI dan UUD 1945.

"Kedua, menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI dari ancaman komunisme, separatisme, terorisme, radikalisme, dan berbagai ancaman terhadap pertahanan dan keamanan negara, bersama TNI, Polri, masyarakat sipil, serta seluruh komponen bangsa," lanjut dia.

Poin ketiga, kata Mustafa, kedua partai sepakat memperjuangkan keadilan bagi seluruh masyarakat. Kedua partai juga menolak segala bentuk persekusi, kriminalisasi, serta stigmatisasi terhadap ulama, tokoh agama, dan aktivis.

"Membangun kedaulatan dan kemandirian ekonomi nasional melalui penguatan UMKM, koperasi, ekonomi kreatif, ekonomi syariah, dan mendorong gerakan kewirausahaan nasional khususnya bagi para generasi muda. Bersama-sama memperjuangkan kepentingan rakyat dan meringankan beban hidup mereka di antaranya dengan menolak kenaikan iuran BPJS, tarif dasar listrik, harga BBM, dan lain sebagainya," ucap Mustafa membacakan poin keempat kesepahaman PKS dengan Berkarya.

Terakhir, kata Mustafa, kedua partai sepakat membuka ruang kerja sama di Pilkada Serentak 2020. Kedua parpol itu itu juga sepakat melaksanakan pilkada tahun depan di 270 daerah dengan cara bermartabat dan penuh keberkahan.

"Kami menolak segala bentuk politik uang, ujaran kebencian, berita bohong, politisasi SARA, segala bentuk kecurangan serta pelanggaran baik yang bersifat yuridis maupun etis, serta meminta kepada pemerintah dan aparat untuk menyelenggarakan pilkada yang jujur dan adil," pungkas dia.(mg10/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

20 jam ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

3 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

3 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

3 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

3 hari ago