Categories: Politik

Bawaslu: Pilkada Serentak Tetap Dilaksanakan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – DPR khawatir wabah virus corona di Indonesia bisa menggangu pelaksanaan Pilkada serentak yang akan dilakukan September 2020 ini. Opsi penundaan pun menjadi salah satu pilihan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengatakan, bahwa belum perlu adanya penundaan hajatan akbar di 2020 ini.

“Sampai saat ini hal-hal tersebut belum cukup untuk dilakukan penundaan,” ujar Fritz kepada wartawan, Selasa (17/3).

Menurut Fritz, Bawaslu akan mengirimkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak membuat acara yang di dalamnya ada banyak orang. Termasuk pertemuan banyak orang.

“Nah itu yang harus dipertimbangkan oleh KPU. Kami meminta KPU mengeluarkan protokol baru atau analissis terbarunya mengenai situasi terkini,” katanya.

Karena, kata Fritz, yang harus dilakukan KPU saat ini adalah pelantikan panitia pemungutan suara (PPS). Sehingga dengan pengumpulan banyak orang itu harus bisa diperhatikan oleh KPU.

“Dengan melakukan pengumpulan banyak orang harus dipikirkan protokol baru,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menilai adanya wabah Virus Korona yang terjadi di Indonesia akan dapat menggangu jalannya Pilkada serentak yang akan dilakukan September 2020 ini.

“DPR RI menilai sangat mungkin virus Korona ini memiliki potensi mengganggu jalannya Pilkada Serentak 2020 ke depan,” ujar Dasco kepada wartawan, Senin (16/3).

Oleh sebab itu, DPR meminta kepada pemerintah untuk mengkaji pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Sehingga bisa mencari solusi di tengah mewabahnya virus yang berasal dari kelelawar tersebut.

“Misalnya apakah pelaksanaan Pilkada serentak dimudurkan atau tetap sesuai agenda yang sudah disepakati, dengan catatan memberlakukan mekanisme tertentu guna menghindari penyebaran virus Korona ini‎,” katanya.

DPR juga meminta kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Kementerian Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan civil society yang bergerak dalam isu kepemiluan, untuk duduk bersama membuat kajian khusus dalam rangka merancang mekanisme pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

“Ini adalah alternatif dari Pemerintah apabila Virus Korona masih menjadi wabah nasional,” ungkapnya.

Diketahui, Pilkada serentak 2020 akan diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pemilihan gubernur dan wakil gubernur, pemilihan wali kota dan wakil wali kota, serta bupati dan wakil bupati.

Adapun pemilihan gubernur dan wakil gubernur berlangsung di sembilan provinsi. Yakni Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Sementara pemilihan wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan di 37 kota yang tersebar di 32 provinsi. Sedangkan pemilihan bupati dan wakil bupati bakal digelar di 224 kabupaten. Rencananya, Pilkada akan digelar pada 23 September 2020.‎

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

10 Jalur Lolos ke Hari Ketiga, Pacu Jalur Rayon II Disaksikan Ribuan Penonton

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…

4 jam ago

Suhardiman Amby Terima Dua Penghargaan Nasional Langsung dari Menteri Agama

Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…

4 jam ago

Mahasiswa ITB Indragiri Bikin Agroeduwisata, Pengunjung Bisa Petik Melon Langsung

Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…

5 jam ago

Sempat Hilang Saat Mancing, Riki Ditemukan Tak Bernyawa di Danau PLTA Koto Panjang

Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…

5 jam ago

Hari Pertama Pacu Jalur Rayon II Berlangsung Meriah, 10 Jalur Lolos ke Babak Ketiga

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…

19 jam ago

Ribuan Peserta Tumpah Ruah, Pawai Taaruf MTQ Riau Bikin Teluk Kuantan Macet Total

Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…

22 jam ago