Prabowo Subianto. (foto/JPNN.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo alias Jokowi memberi sinyal tidak membutuhkan lagi tambahan kekuatan partai politik di gerbong koalisi pendukung. Dengan kekuatan sekitar 62 persen di parlemen, Jokowi yakin pemerintahan periode keduanya akan efektif.
“Ini sudah 62 persen lo, mau apa lagi? Kalau ditambah Gerindra 74 persen, tambah Demokrat 80 persen, sekalian saja tambah PKS dan PAN, maunya begitu?†kata Jokowi seperti dikutip dari RMCO Rakyat Merdeka.
Hal itu disampaikan Jokowi saat bertemu para pimpinan redaksi media di Istana, Jakarta, Rabu (14/8).
Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin menilai, kemungkinan Gerindra merapat ke Jokowi masih 50-50. Bisa saja Gerindra merapat kemudian dapat jatah menteri atau sebaliknya, gigit jari.
“PDIP mendukung Gerindra. Namun, kalau Jokowi menolak, PDIP tak akan bisa berbuat banyak. Prabowo bisa-bisa akan gigit jari,†ujar Said. (bcg)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Harga bbm subsidi dan nonsubsidi, harga bbm pertamina terbaru per 1 september 2026 di riau…
Dipimpin Plt Bupati Kuansing H Muklisin. Pemkab Kuansing memfasilitasi pertemuan masyarakat Koto Baru dan PT…
31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…
Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…
Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…
Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…