dpr-minta-kebijakan-konkret-tentang-vaksinasi-halal
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Komisi IX DPR begitu serius meminta Pemerintah menghadirkan vaksin halal untuk dosis tiga (booster). Permintaan itu disampaikan dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Pengawasan Vaksin.
Anggota Panja Pengawasan Vaksin Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati meminta Pemerintah untuk membuat kebijakan konkret persediaan vaksin halal di program Booster sebagaimana yang diharapkan masyarakat.
"Kami meminta harus ada kebijakan dan aksi konkret tentang vaksin halal," ungkap Anggota Fraksi PKS itu saat menghadiri rapat Panja Vaksin di Gedung DPR RI, Selasa (12/4).
Dilansir Antara, Kurniasih Mufidayati menilai pemerintah terkesan hanya berbasa-basi dalam menjawab keinginan masyarakat. "Jawabannya hanya normatif. Ini harus segera dijawab agar bisa menjawab keinginan masyarakat," ungkapnya.
Senada dengan itu, Anggota Panja Saleh Daulay merasa heran terhadap pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai saat ini tidak menjawab permintaan masyarakat untuk menyediakan vaksin halal.
Menurut dia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah membolehkan vaksin di bulan Ramadan. "Padahal sudah di bulan Ramadan ini MUI sudah pasang badan. Tapi vaksin halal sampai saat ini tidak dijawab," ujarnya.
Saleh Daulay meminta Pemerintah segera menjawab ketersidaan vaksin halal saat ini. "Karena itulah, ini tolong dijawab Kemenkes," pintanya.(jpg)
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…