PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Final lomba membaca kitab kuning yang ditaja Fraksi PKS DPRD Riau selesai digelar, Ahad (13/12/2020). Hadir dalam perlombaan tadi, Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, Ketua DPW PKS Riau Hendri Munief, Ketua Fraksi PKS DPRD Riau Markarius Anwar beserta jajaran Fraksi PKS DPRD Riau lainnya.
Hasilnya, sebanyak 6 orang dari 33 peserta yang tersebar dari 12 kabupaten/kota berhasil keluar sebagai pemenang. 6 orang tersebut terdiri dari juara pertama hingga ketiga dan harapan satu hingga harapan tiga.
Masing-masing mendapat hadiah berupa uang tunai dari Fraksi PKS DPRD Riau beserta tropi.
Ketua Fraksi PKS DPRD Riau Markarius Anwar usai perlombaan kepada Riaupos.co menuturkan, bahwa para pemenang nantinya akan mewakili Provinsi Riau untuk mengikuti perlombaan tingkat nasional yang digelar Fraksi PKS DPR RI.
“Alhamdulillah, final lomba membaca kitab kuning yang ditaja Fraksi PKS DPRD Riau selesai digelar malam ini. Adapun lomba kami adakan secara virtual atau dalam jaringan (daring) yang diikuti oleh 33 peserta hasil seleksi dari 12 kabupaten/kota,” sebut Markarius, Ahad (13/12/2020) malam.
Dijelaskan dia, peserta lomba awal berjumlah sebanyak 176 orang. Setelah dilakukan seleksi oleh Fraksi PKS tingkat kabupaten/kota didapatilah finalis sebanyak 33 orang. Dari jumlah tersebut kemudian mengikuti final dan selanjutnya akan dikirim sebagai wakil Riau untuk tingkat provinsi.
Adapun para pemenang adalah Aldi Saputra dari Pekanbaru sebagai juara pertama, Said Muhammad Al Farisi dari Rohul sebagai juara kedua dan M Masyhudi dari Inhil sebagai juara ketiga. Sedangkan untuk juara harapan I diraih oleh Muhammad Abdul Jalil dari Rohul, Muhammad Aslam sebagai harapan dua dari Kampar dan Muhammad Sa’ad sebagai harapan tiga dari Kampar.
“Peserta terbaik juara I kami kirimkan sebagai utusan Provinsi Riau di tingkat nasional yang dilaksanakan Fraksi PKS DPR RI. Dengan hadiah utama berupa umrah,” tuntasnya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.
Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…
Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…
Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…
Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…
Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…