Categories: Politik

Megawati: Sekarang Prabowo Deketin Saya

DENPASAR (RIAUPOS.CO) — Pukul 13.30 Kamis (8/8), menandai pembukaan kongres. Megawati menyampaikan pidato politiknya. Di hadapan ribuan kader dan petinggi partai lain, putri Bung Karno itu berpidato selama 1,5 jam. Orasinya dinilai membakar semangat para kader PDIP.

"Dulu saya merasakan pahitnya mengurus partai ini. Sekarang kita sudah jadi pemenang dua kali berturut-turut," katanya lalu disambut pekikan "Merdeka" oleh para kader.

Dalam pidatonya, Megawati banyak menyorot tentang fenomena intoleransi akhir-akhir ini. Menurutnya, sikap intoleran dapat memecah-belah bangsa. Bahkan bisa menimbulkan disintegrasi bangsa. "Demokrasi tanpa toleransi akan timbulkan perpecahan," ujarnya.

Dia prihatin dengan fenomena itu. Megawati mengaku banyak merenung dengan ancaman disintegrasi pada pemilu 2019. Dia bilang, ancaman disintegrasi karena sikap tidak toleran adalah salah satu kekhawatiran Bung Karno. Dia pun mengutip pidato Bung Karno bahwa gejala-gejala intoleransi bisa mengancam keutuhan Indonesia. "Kader-kader PDI Perjuangan yang saya cintai, resapi kata-kata Bung Karno. Toleransi dan demokrasi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam berpolitik," seru Megawati.

Di sisi lain, pidato politik itu juga menjadi momen bagi Megawati untuk melontarkan banyak candaan-candaan. Salah satu momen itu saat Megawati secara khusus menyebut Prabowo Subianto. Prabowo memang hadir langsung dalam pembukaan kongres kemarin.

"Mas Bowo, saya ini sudah capai bertempur terus," kata Megawati.

Mendengar ucapan Megawati itu, Prabowo langsung bangkit dari duduknya. Dia menangkupkan kedua tangannya di dada. Melihat itu ruang kongres bergemuruh karena tepukan tangan. "Ada saatnya kita tempur. Nanti 2024 kita boleh tempur lagi. Boleh nggak?," seloroh Megawati yang kembali mendapat tepukan hadirin.

Megawati juga sempat menceritakan beberapa momen saat pilpres 2019. Salah satunya saat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memindahkan markas pemenangan ke Jawa Tengah (Jateng).  "Waktu itu Pak Prabowo mau dipindahkan poskonya ke Jateng. Saya mikir nih mau datengin juga si Bowo (Prabowo Subianto, red)," ucap Megawati. Lagi-lagi ruang kongres bergemuruh oleh tawa peserta kongres.

Prabowo yang duduk di deretan depan bersisian dengan KH Ma’ruf Amin juga tertawa mendengar seloroh Megawati itu. Tak hanya dia, para elite koalisi Indonesia kerja (KIK) yang hadir juga ikut terbahak. Megawati mengakui kala itu situasi politik memang agak merepotkan.
Tim Prabowo dinilai sempat membuat kewalahan pihaknya di Jateng. Meski demikian, dia optimistis Jateng tetap menjadi kandang banteng. Dia meminta seluruh kader di wilayah itu merapatkan barisan. "Saya turun di Jateng. Saya tanya kader, kalian banteng apa bukan? Kalau banteng, berhenti merumput, gosok tanduk kamu," tutur Megawati.

Sehingga harus merapatkan barisan untuk menjaga suara di wilayah tersebut. "Tapi Mas Prabowo ini, sekarang deket-deketin saya ya," ujar Megawati dan lagi-lagi dibawa sambut hadirin.(mar/egp)

Laporan: JPG
Ediotr: Arif Oktafian

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

4 jam ago

16 Tahun Setia Mendampingi Dharma Loka, Coach Dewit Terapkan Ilmu DBL Camp 2025

Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…

4 jam ago

Kreatif dan Sarat Pesan Lingkungan, Penampilan Tim Dance SMA Stella Gracia Curi Perhatian

Tim dance SMA Stella Gracia Pekanbaru mencuri perhatian publik pada ajang Aqua DBL Dance 2026…

4 jam ago

Perkembangan Penggerebekan MP Club: Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka, 3 Orang Dipulangkan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menetapkan lima orang tersangka, termasuk empat pekerja THM, terkait kasus…

5 jam ago

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

16 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

16 jam ago