Categories: Politik

PAN Berpotensi Dapat Jatah Menteri

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Pengamat politik Karyono Wibowo menyebut Partai Amanat Nasional (PAN) bakal direstui masuk koalisi partai pendukung Joko Widodo (Jokowi). Selain PAN, Demokrat juga diyakini bakal diterima masuk ke koalisi partai pendukung Jokowi.

Diketahui, PAN dan Demokrat ialah partai pendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di dalam kontestasi Pilpres 2019. Dua partai lain yang mendukung Prabowo – Sandi yakni Gerindra dan PKS.

“Dari empat partai yang mendukung Prabowo – Sandi, yang berpeluang masuk itu PAN dan Demokrat,” kata Karyono saat dihubungi, Rabu (10/7).

Menurut dia, wajar bagi PAN diterima masuk ke koalisi Jokowi. PAN punya kedekatan dengan Jokowi. Partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu juga punya sejarah menyeberang setelah gelaran pilpres berakhir.

Karyono pun menyinggung tentang arah perpolitikan PAN di 2014. Ketika itu PAN mendukung Prabowo sebagai capres untuk kontestasi Pilpres 2014. Prabowo merupakan capres yang berhadapan dengan Jokowi.

Namun, setelah kontestasi Pilpres 2014 berakhir, PAN justru menyeberang dengan menjadi partai pendukung Jokowi.

“Tidak tertutup juga di 2019, PAN yang dukung Prabowo – Sandi, bisa juga masuk koalisi pemerintahan. Hal itu kalau dilihat rekam jejak politik PAN,” ucap dia.

Karyono menduga Jokowi bersama partai koalisi pendukung menawarkan beberapa opsi ke PAN agar mau bergabung. Opsi pertama terkait kursi menteri di kabinet Jokowi.

Selain itu, kata dia, tidak tertutup kemungkinan PAN ditawari mengisi jabatan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

“Pasti kan ada kompromi. Ada deal politik. Apakah dapat jatah menteri, wantimpres, atau dealnya mungkin di MPR. Misalnya Pak Zulkifli Hasan tetap menjadi Ketua MPR. Jadi, PAN berpeluang masuk di pemerintahan,” pungkas dia. (mg10)

Sumber: JPNN.com
Editor: Riaupos.com

  

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sopir Truk Pembawa Ratusan Karung Bawang Ilegal Diciduk di Teluk Meranti

Polres Pelalawan menggagalkan pengiriman 7,5 ton bawang merah ilegal tanpa dokumen karantina di Teluk Meranti.

11 jam ago

Miris, 3.011 Anak di Bengkalis Putus Sekolah, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Dinas Pendidikan Bengkalis mencatat 3.011 anak putus sekolah hingga 2026. Faktor ekonomi keluarga menjadi penyebab…

11 jam ago

Proyek Drainase Mangkrak, Jalan di Perumahan Lumba-Lumba Digenangi Air Kotor

Proyek drainase di Jalan Merpati, Binawidya, terhenti hampir tiga pekan dan menyebabkan air kotor menggenangi…

11 jam ago

Kabel Semrawut di Pekanbaru Bakal Ditanam Bawah Tanah, Penataan Dilakukan Bertahap

Pemko Pekanbaru mulai menata kabel telekomunikasi semrawut menuju sistem bawah tanah demi estetika dan kenyamanan…

11 jam ago

Sejak Januari, Damkar Pekanbaru Sudah Evakuasi 214 Ular dari Permukiman Warga

Damkar Pekanbaru mencatat 214 evakuasi ular sejak Januari 2026. Ular piton hingga kobra ditemukan masuk…

12 jam ago

Rohul Perkuat Promosi Wisata Lewat Branding Wonderful Indonesia Berbasis Medsos

Pemkab Rohul memperkuat promosi wisata melalui branding Wonderful Indonesia berbasis media sosial untuk mengenalkan destinasi…

12 jam ago