gpk-pekanbaru-yakin-ppp-berjaya-di-2024
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih terhitung 2 tahun lagi. Namun begitu, hampir seluruh partai dan organisasi sayap sudah mulai melakukan persiapan. Termasuk Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Kota Pekanbaru.
Memulai awal tahun 2022 ini, GPK Pekanbaru sendiri menggelar berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hal itu bertujuan untuk mengenalkan dan membesarkan kembali Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Seperti dikemukakan Ketua GPK Pekanbaru Yowan Febrianto Sutan Sailan saat berbincang dengan Riaupos.co, Kamis (6/1/2022). Dikatakan Yowan, GPK selaku organisasi sayap partai tertua milik PPP tengah gencar melakukan pendekatan ke masyarakat guna membawa PPP sebagai partai pemenang di 2024.
"Tentu kami sangat optimis, mengingat PPP pernah menjadi bagian sejarah besar Republik Indonesia. Bahkan sampai saat ini, PPP sendiri telah berumur 49 tahun. Maka dengan kembali merekatkan simpul-simpul organisasi, kami mulai turun ke masyarakat sejak dini," ungkap Yowan.
Diakui dia, tantangan yang akan dihadapi pihaknya akan cukup berat. Namun bila konsisten, dan berkesinambungan, ia meyalini PPP yang selama terus di sosialisasikan GPK Pekanbaru, akan mendapat tempat di hati masyarakat. Ia juga sangat optimis, PPP akan berjaya pada Pemilu 2024 nanti.
"Tugas kami selaku organisasi sayap PPP jelas, membantu partai dalam membesarkan nama dan menarik simpati masyarakat. Ini yang akan terus saya gaungkan bersama teman-teman GPK Pekanbaru. Kami juga punya target kerja tersendiri, untuk menumbuh kembangkan partai yang kita cintai ini," pungkasnya.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…