Komjen Purn Anang Iskandar(jpnn.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Mantan Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal (Purn) Anang Iskandar mengaku tidak sependapat dengan anggapan publik tentang konflik antara kepolisian dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, justru Polri dan KPK bisa bersinergi dalam pemberantasan korupsi.
“Satu rumah kok. Itu tergantung pimpinannya. Ya tinggal menyinergikan saja. Membangun team building,” ucap Anang usai mendaftar sebagai calon pimpinan KPK di kompleks Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Rabu (3/7).
Jika kelak memimpin KPK, Anang menegaskan bahwa team building akan menjadi perhatian utamanya. Selain itu, mantan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut juga akan meningkatkan aparatur di KPK demi mengoptimalkan pemberantasan korupsi.
Anang pun merasa yakin mampu berbuat di KPK karena punya pengalaman di reserse dan pernah menjadi atasan para penyidik. Karena itu mantan Kapolda Jambi itu akan berfokus pada tiga hal jika kelak memimpin KPK.
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…
Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…
Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…
HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…
PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…