Seleksi anggota LPSK di antaranya dengan menjalani uji kelayakan dan kepatutan anggota di DPR RI, Senin (1/4/2024). (Salman Toyibi/jpg)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dimulai kemarin (1/4). Pada hari pertama, Komisi III DPR mengundang 7 dari 14 calon anggota untuk diuji kapasitasnya.
Wakil Ketua LPSK Antonius P S Wibowo mendapat giliran pertama mengikuti fit and proper test di Komisi III DPR. Sebagai calon berlatar incumbent, Antonius sempat ditanya mengenai kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok ferienjob di Jerman.
Menjawab pertanyaan yang diajukan anggota Komisi III DPR Siti Nurizka Puteri Jaya itu, Antonius mengatakan ada upaya internal dan eksternal. Di internal, LPSK bakal membentuk dan memperkuat satuan tugas TPPO. ’’Sementara langkah eksternal akan mengoptimalkan koordinasi sinergi LPSK,’’ ujarnya.
Setelah Antonius, fit and proper test selanjutnya mengundang Wahyu Wagiman. Pria yang berlatar belakang advokat itu menyoroti mengenai sulitnya pemenuhan hak-hak korban tindak pidana terorisme.
Selain Antonius dan Wagiman, Komisi III DPR juga menyeleksi Apong Herlina, Margaretha Hanita, Sri Suparyati, dan Susilaningtias. Untuk hari ini, giliran tujuh calon anggota LPSK lainnya akan diuji. Yakni Mahyudin, Sri Nurherwati, Brigjen Pol (Purn) Achmadi, Mardjoeki, Asnifriyanti Damanik, Subhan, dan Yosep Adi Prasetyo.(tyo/c17/bay/jpg)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…