Dari kiri ke kanan, Sekretaris APTISI Riau Dr Ir Indra Hasan ST MT IPU ASEAN Eng, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Irwan SKom MKom, Rektor IBT-Pelita Indonesia Prof Dr Amries Rusli Tanjung SE MAk Ak, Wakil Rektor I Prof Dr Teddy Chandra SE MM, Ketua Program Studi S1 Akuntansi Dr Mimelientesa Irman SE MAk, Dekan Fakultas Bisnis Dr Layla Hafni SE MM dan Ketua Yayasan Pendidikan Pelita Indonesia Drs Harry Choandra, foto bersama saat perayaan syukuran, Jumat (25/7/2025).
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suasana penuh rasa syukur menyelimuti Kampus 2 IBT Pelita Indonesia, Jumat (25/7), saat segenap civitas akademika dan tamu undangan berkumpul merayakan dua pencapaian penting kampus tersebut.
Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia resmi memperoleh akreditasi unggul untuk Program Studi Sarjana Akuntansi dan Surat Keputusan pendirian Program Doktor Manajemen, yang diserahkan langsung oleh Ketua LLDikti Wilayah XVII, Dr H Nopriadi SKM MKes.
Acara syukuran yang digelar di aula lantai 5 itu juga dihadiri oleh Sekretaris APTISI Riau X-B, Dr Ir Indra Hasan MT, yang menyampaikan selamat serta apresiasi atas capaian IBT Pelita Indonesia. Ia berharap prestasi ini menjadi pemicu bagi seluruh perguruan tinggi swasta di Riau untuk terus meningkatkan mutu dan berinovasi.
Rektor IBT Pelita Indonesia, Prof Dr Amries Rusli Tanjung SE MM, menyebut dua pencapaian ini sebagai hasil kerja keras yang tidak lepas dari doa dan semangat kebersamaan.
“Usaha sungguh-sungguh yang dilandasi doa adalah kunci dari segala pencapaian,” ujarnya menyentuh.
Sementara itu, Wakil Rektor I, Prof Dr Teddy Chandra SE MM, menyatakan bahwa keberhasilan ini menjadi titik awal untuk melangkah lebih jauh. Di tahun 2025, IBT Pelita Indonesia berkomitmen memperkuat beberapa agenda strategis seperti:
Dengan pencapaian ini, IBT Pelita Indonesia tidak hanya mencatat sejarah, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai salah satu institusi pendidikan unggul di Riau yang siap menjawab tantangan masa depan.(ose)
Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…
ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…
Kabel semrawut di Pekanbaru jadi sorotan. Banyak provider belum berizin, Pemko siapkan aturan tegas demi…
Bupati Siak pastikan PPPK tidak dirumahkan meski anggaran tertekan. Pemkab fokus efisiensi dan dorong ekonomi…
Pacu sampan Kampar 2026 diikuti 25 tim. Selain melestarikan budaya, ajang ini juga menjadi daya…
Belasan pasien gagal berobat di RSUD Bengkalis karena poli tutup saat libur nasional, meski aplikasi…