Prof Ns Agrina MKep Sp Kom PhD (dua kiri) dikukuhkan sebagai guru besar di lantai empat Rektorat Unri, Rabu (22/5/2025). (Humas Unri untuk Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Prof Ns Agrina MKep Sp Kom PhD menyandang gelar guru besar pertama di Fakultas Keperawatan Universitas Riau (Unri), Rabu (22/5). Perempuan kelahiran Dumai ini juga menjadi guru besar bidang keperawatan komunitas pertama di Pulau Sumatera.
Pada Sidang Senat Terbuka Gedung Rektorat Kampus Bina Widya Unri Prof Agrina menyampaikan orasi ilmiahnya. Pada kesempatan itu, ibu empat anak ini mengatakan, status guru besar yang disandangnya kini adalah komitmen fastabakul khoirat atau berlomba-lomba dalam kebaikan yang terpatri dalam hatinya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan nikmat luar biasa. Sampai pada titik ini penantian panjang, berakhir dengan sangat indah. Semoga capaian ini menjadi berkah bisa bermanfaat serta membawa kebaikan untuk sesama,” sebut Prof Agrina.
Orasi ilmiah Prof Agrina berjudul “Community Empowerment dalam Konteks Praktik Keperawatan Komunitas: Strategi dan Intervensi”. Selama ini Prof Agrina memang bertungkus lumus pada ranah community empowerment atau pemberdayaan masyarakat. Ini merupakan konsep penting dalam praktik keperawatan yang memungkinkan perawat memberikan perawatan komprehensif dan berpusat pada masyarakat.
Dia menjelaskan, implikasi dari konsep pemberdayaan masyarakat dalam praktek komunitas adalah pentingnya membangun kemitraan yang kuat antara sistem layanan kesehatan dan komunitas yang dilayaninya.
Dengan dikukuhkannya Prof Agrina, maka total kini Unri memiliki lebih dari 100 guru besar aktif. (end)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.