Categories: Pendidikan

Tim Pengabdian Universitas Riau Gelar Pelatihan Digital, Pengikut Instagram Sanggar Teater Anak Pekanbaru Melonjak 262,9 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sanggar Keletah Budak, komunitas seni teater anak di Pekanbaru, mulai memperkuat promosi melalui media digital. Pengurus dan anggota sanggar mendapat pelatihan pembuatan konten pemasaran digital pada Sabtu (15/8/2026), sebagai bagian dari upaya memperluas pengenalan seni teater lokal.

Pelatihan tersebut merupakan rangkaian Program Pengabdian kepada Masyarakat yang digelar tim dosen dan mahasiswa Universitas Riau. Program ini mendapat dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kegiatan dipimpin Nindya Wulandari dari Program Studi Statistika sebagai ketua tim. Ia didampingi Rizka Amalia Putri dari Program Studi Statistika dan Mirdatul Husnah dari Program Studi Sistem Informasi sebagai anggota pelaksana.

Dalam pelaksanaannya, tim juga melibatkan dua mahasiswa Program Studi Statistika, Tengku Alfaisal Hardian dan Razha Irnanda Alika. Keduanya membantu proses pengumpulan data sekaligus mendampingi produksi dan pengelolaan konten.

Sanggar Keletah Budak sendiri membina anak-anak mulai usia 4 tahun hingga sekolah menengah pertama. Selama ini, sanggar aktif mengadakan latihan dan pertunjukan teater dengan mengangkat budaya lokal, termasuk operet anak serta pementasan yang mengusung budaya Melayu.

Sebelum pelatihan berlangsung, tim pengabdian lebih dulu mendampingi pengelolaan media sosial sanggar. Pendampingan dilakukan mulai dari pembuatan konten hingga penerapan kalender unggahan secara rutin.

Upaya tersebut memberikan hasil positif. Jumlah pengikut Instagram sanggar meningkat 262,9 persen. Konten yang dipublikasikan juga telah ditonton lebih dari 43 ribu kali dan memperoleh 1.417 interaksi dari warganet.

Menariknya, lebih dari separuh tayangan berasal dari audiens baru yang sebelumnya bukan pengikut akun sanggar. Capaian itu menunjukkan konten yang dibuat mampu menjangkau masyarakat lebih luas.

Melihat hasil tersebut, tim kemudian memberikan pelatihan agar pengurus dan anggota sanggar dapat meneruskan pengelolaan pemasaran digital secara mandiri. Peserta mempelajari pembuatan materi promosi menggunakan Canva dan CapCut serta strategi mengatur media sosial melalui kalender konten.

Peserta juga langsung mempraktikkan pembuatan poster digital, foto kegiatan, hingga video pendek untuk dipublikasikan melalui Instagram sanggar.

Ketua tim pelaksana, Nindya Wulandari SSi MSi, mengatakan program tersebut diharapkan membuat mitra tidak hanya menerima hasil pendampingan, tetapi mampu mengelola pemasaran digital secara berkelanjutan.

“Harapannya, pengurus sanggar dapat terus konsisten memproduksi konten dan mengelola media sosial sesuai kalender yang sudah disusun bersama,” ujarnya.

Pimpinan Sanggar Keletah Budak, Rina, mengaku terbantu dengan program tersebut. Menurutnya, pertumbuhan pengikut dan interaksi media sosial turut membuat keberadaan sanggar semakin dikenal masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Penguatan Pemasaran Seni Teater Lokal sebagai Upaya Pelestarian Budaya melalui Sanggar Keletah Budak Kota Pekanbaru” yang berlangsung sepanjang 2026. Tim selanjutnya tetap memantau pengelolaan media sosial sanggar untuk memperkuat keberadaan seni teater lokal dan pelestarian budaya.

Redaksi

Recent Posts

Polsek Kateman Bekuk Pria Berinisial GT Pengedar Ekstasi dan Cairan Etomidate

Polsek Kateman membongkar dugaan peredaran narkotika jenis ekstasi dan etomidate serta mengamankan seorang tersangka di…

7 jam ago

Aliansi Cipayung Plus Pekanbaru Dukung Pemko Tidak Perpanjang HGB Ruko STC

Aliansi Cipayung Plus mendukung Pemko Pekanbaru tidak memperpanjang HGB 133 ruko STC yang habis masa…

7 jam ago

Lantik 247 Kepsek dan Korwil, Bupati Inhu Ade Agus Hartanto Warning Jangan Ada Pungli

Bupati Inhu Ade Agus Hartanto melantik 247 kepala sekolah dan 13 korwil Disdikbud serta memberikan…

7 jam ago

Perubahan APBD 2026 Ditolak DPRD Inhu, Pengangkutan Sampah Terancam Lumpuh

Penolakan Perubahan APBD 2026 oleh DPRD Inhu berdampak langsung pada pelayanan publik, salah satunya pengangkutan…

7 jam ago

Kebakaran Hebat di Bagan Barat Rohil, 13 Rumah Warga dan Satu Pekong Ludes Terbakar

Kebakaran melanda pemukiman warga di Kelurahan Bagan Barat, Bagansiapiapi, menghanguskan 13 rumah dan satu bangunan…

7 jam ago

Bersaksi di Pengadilan Tipikor, Fahdiansyah Ungkap Permintaan Mobil LC Bupati Kuansing Suhardiman

Sidang dugaan suap jabatan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru mengungkap fakta terkait permintaan mobil mewah dan…

8 jam ago