Categories: Pendidikan

Rektor Unri Tampung Aspirasi Mahasiswa terkait Penolakan Kenaikan UKT dan IPI

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan mahasiswa Universitas Riau (Unri) dari 20 program studi (Prodi) yang ada kompak menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Rektorat Unri, Selasa (14/5). Unjuk rasa ini sebagai aksi protes terhadap kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang mereka nilai memberatkan mahasiswa.

Setelah serangkaian aksi unjuk rasa yang berlangsung, mahasiswa Unri akhirnya mencapai kesepakatan dengan rektorat melalui mediasi dan penandatanganan pakta integritas. Dalam mediasi tersebut ada beberapa poin yang disepakati.

Salah satunya penerapan dan implementasi kebijakan tidak akan mencabut peraturan yang sudah ada karena hal tersebut berkaitan dengan kementerian. Namun, akan disesuaikan dengan kelompok untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang sudah disepakati dalam rapat Dewan Pimpinan Harian (DPH) dengan seluruh dekan, dengan maksimal UKT 7 kecuali untuk program studi kedokteran.

Koordinator Aksi Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Hanz Stevanus Nainggolan mengatakan, aksi ini diikuti oleh 20 program studi yang ada di Universitas Riau. “Kami meminta agar Rektor mencabut pelebaran UKT dan tingginya IPI atau uang pangkal. Kami juga meminta agar Rektor tidak semena-mena dan melakukan audiensi terlebih dahulu sebelum memutuskan kebijakan uang kuliah,” jelasnya.

Beberapa saat kemudian, Rektor Unri Sri Indarti keluar menemui mahasiswa yang menggelar aksi. Rektor menjelaskan bahwa proses UKT dan IPI sudah melalui proses dan prosedur yang telah dilakukan melalui Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Rektor menyampaikan bahwa tidak memberlakukan sampai dengan pengelompokan UKT 12. Selain itu pihaknya juga menerima masukan keberatan dari orang tua mahasiswa baru terhadap UKT. “Kita tetap membuka channel pengaduan ataupun jika ada yang merasa keberatan atau segala macam dari orang tua mahasiswa baru. Aspirasi tetap kita tampung,” kata Rektor.(das)

Laporan Dofi Iskandar, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tersangka Kasus Ijazah, Oknum DPRD Pelalawan Jalani Pemeriksaan

Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…

5 jam ago

Gasak 54 Tandan Sawit, Dua Warga Alam Panjang Diciduk

Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…

5 jam ago

Anggaran Bergeser, Belasan Ruas Jalan Meranti Diprioritaskan 2026

DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.

6 jam ago

Dishub Kuansing Kembali Pasang Portal, Truk Bermuatan Berat Dibatasi

Dishub Kuansing kembali memasang portal jalan di Teluk Kuantan untuk membatasi kendaraan bermuatan berat dan…

6 jam ago

PTPN IV PalmCo Konsisten Dampingi Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

PTPN IV PalmCo konsisten mendampingi pemulihan Aceh Tamiang sejak banjir bandang 2025, fokus pada anak,…

9 jam ago

Angkat Cita Rasa Melayu, Batiqa Hotel Hadirkan Patin Lancang Kuning

Batiqa Hotel Pekanbaru menghadirkan Patin Lancang Kuning lewat program Jelajah Rasa Nusantara, kolaborasi dengan nelayan…

12 jam ago