Tim PKM Umri foto bersama dengan mitra Kelompok Nelayan Usaha Bersama Palas yang diberdayakan dengan kegiatan pemancingan rumah apung,
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim dosen Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat berupa rumah apung pemancingan di Sungai Siak, Kelurahan Palas, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru. Program ini tak hanya membuka layanan wisata memancing, tetapi juga menjadi peluang usaha baru bagi nelayan setempat.
Dipimpin Ir Sunaryo ST MT bersama Israyandi ST MT, St Nova Meirizha ST MT, serta tiga mahasiswa, program ini berjalan sejak 25 Mei 2025. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kemendikbudristek melalui skema PKM, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Umri bersama Kelompok Nelayan Usaha Bersama.
Hasilnya, sejak 1 Juli 2025, lima unit rumah apung pemancingan resmi beroperasi di tepian Sungai Siak. Tak hanya itu, ada juga satu unit rakit pelabuhan bersandar yang kini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Program PKM ini sangat membantu ekonomi keluarga kami. Dulu kami tidak punya rumah apung, sekarang sudah ada lima unit. Saya juga bisa berjualan dan melayani pemancing yang datang,” ungkap Rais, Ketua Kelompok Nelayan Usaha Bersama, Selasa (9/9).
Setiap rumah apung dilengkapi panel surya berkapasitas 100 Wp untuk penerangan malam. Nelayan juga mendapat satu unit kapal bermesin 7 HP dengan panel surya serupa guna menunjang mobilitas.
Menurut St Nova Meirizha, biaya sewa rumah apung hanya Rp5.000 per orang setiap kali memancing. Rata-rata, 10–15 orang menggunakan fasilitas ini per hari. Ditambah dengan penjualan makanan dan minuman, pendapatan nelayan pun makin meningkat.
“Program ini sudah berjalan dua bulan dan terbukti membantu ekonomi warga. Kami juga memberikan pelatihan pengelolaan usaha agar layanan pemancingan bisa lebih berkembang,” jelas Nova.
Ketua tim, Ir Sunaryo, menegaskan bahwa rumah apung ini bukan hanya tempat memancing, melainkan juga sarana pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. “Dengan adanya panel surya, rumah apung bisa dipakai siang dan malam. Harapannya, mitra nelayan semakin mandiri dalam mengelola usaha,” ujarnya.(ali)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…