Calon wali murid melihat pengumuman penerimaan murid baru di SDN 109 Jalan Purnama Sari, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Rabu (1/7/2026). (EVAN GUNANZAR/Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online tingkat Sekolah Dasar (SD) negeri Tahun 2026 di Kota Pekanbaru resmi memasuki hari terakhir pada Rabu (1/7/2026). Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik baru berjalan sesuai prosedur, sementara hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada Jumat (3/7/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengatakan pihaknya terus memantau pelaksanaan SPMB setiap hari agar proses pendaftaran berjalan lancar dan masyarakat dapat mengakses layanan pendaftaran secara daring tanpa kendala.
“Kami memastikan proses pendaftaran berjalan dengan baik. Kami akan melakukan evaluasi setiap hari agar masyarakat dapat mendaftarkan anak-anaknya secara online,” ujarnya.
Meski pendaftaran telah memasuki hari terakhir, sejumlah orang tua calon murid masih mendatangi sekolah tujuan untuk memastikan berkas pendaftaran yang telah diunggah sudah diverifikasi oleh pihak sekolah.
Pantauan Riau Pos di SD Negeri 109 Pekanbaru, Jalan Permata Sari, Kecamatan Bukit Raya, terlihat sejumlah wali murid datang ke sekolah untuk mencari informasi mengenai persyaratan daftar ulang yang akan dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026).
Salah seorang calon wali murid, Nova Yanti (38), mengaku bersyukur karena anaknya masuk dalam peringkat sementara penerimaan peserta didik. Ia berharap posisi tersebut tetap bertahan hingga hasil resmi diumumkan Dinas Pendidikan.
“Bahagia karena anak bisa sekolah tanpa harus diantar. Kebetulan rumah kami hanya berjarak beberapa rumah dari sekolah. Hari ini saya datang untuk melihat berkas apa saja yang harus disiapkan saat daftar ulang nanti,” ujarnya.
Kondisi serupa juga terlihat di SD Negeri 48 Pekanbaru, Jalan Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya. Sejumlah orang tua calon murid mendatangi sekolah untuk mengetahui perkembangan data pendaftaran serta posisi peringkat anak mereka dalam proses seleksi.
Sebagian besar orang tua mengaku belum memahami cara melihat peringkat anak dalam sistem SPMB. Saat proses pendaftaran sebelumnya, mereka dibantu oleh petugas sekolah yang menyediakan layanan pendaftaran secara online.
Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan dirinya datang ke sekolah untuk memastikan data pendaftaran anaknya telah sesuai dan terverifikasi, sekaligus mencari tahu peluang anaknya diterima di sekolah tersebut.
“Saya datang ingin memastikan apakah data yang kemarin dimasukkan sudah benar, dan bagaimana cara mengetahui apakah anak saya masuk dalam peringkat kuota penerimaan sekolah,” katanya. (ayi)
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…