Categories: Opini

Pencemaran Sebabkan Air Kotor yang Berbahaya Dikonsumsi

Tubuh manusia memerlukan air bersih. Air dapat dikatakan bersih jika tidak memiliki rasa, tidak ada bau, tidak berwarna, tidak mengandung zat-zat berbahaya. Jika manusia mengonsumsi air yang tidak bersih atau tercemar maka akan berakibat bagi Kesehatan manusia itu sendiri. Air secara unik rentan terhadap polusi dan mudah melarutkan zat dibandingkan cairan lain dalam permukaan bumi ini.

Pencemaran air dapat diakibatkan oleh kegiatan manusia yang meninggalkan limbah pemungkiman, limbah pertanian, limbah industri di dalamnya termasuk pertambangan. Pencemaran pencemaran tersebut memiliki dampak kepada manusia. Sampah adalah salah satu penyebab paling utama terjadi pencemaran air, air yang terkontaminasi dengan sampah memiliki keasaman yang berbeda dengan air yang tidak tercemar.

Air yang sudah bergabung dengan puluhan sampah saja akan berubah baik warna, bau maupun rasanya. Jadi alangkah baiknya dari sekarang kita mengurangi penggunaan sampah dan kesadaran kita untuk tidak membuang sampah sembarangan. Cara yang paling efektif yang bisa kita gunakan untuk mencegah sampah mencemari air adalah dengan mengurangi jumlah sampah plastik yang kita gunakan.

Sampah plastik yang berlebihan dapat menyebabkan selokan atau Sungai menjadi tersumbat dikarenakan sampah yang terlalu banyak menumpuk dan tentunya menyimpan berjuta bakeri di dalam lingkup air tersebut. Bahan pencemaran air dapat berasal dari limbah pabrik, limbah industri, limbah organik, limbah anorganik dan senyawa organik.

Dari beberapa contoh sebelumnya yang paling sering digunakan dan tidak dapat diakhiri pemakaiannya adalah penggunaan senyawa organik. Karna senyawa organik sering digunakan bahkan bisa dikatakan digunakan manusia setiap harinya, contoh­nya antara lain: pestisida untuk tanaman, sabun (deterjen, sampo,dan bahan pembersih lainya), hingga limbah minyak. Kandungan zat kimia di dalamnya sangat berbahaya apabila dikonsumsi oleh manusia dan hewan. Jika senyawa organik ini terus mengalir ke permukaan tanah maka pencemaran air terjadi.

Akibat yang akan muncul dari pencemaran air yang pertama adalah sumber air bersih menghilang. Kedua, air yang sudah tercemar menjadi sarang penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Dan yang ketiga adalah merusak ekosistem, limbah cair yang sudah mengandung zat-zat kimia berbahaya jika sampai ke sungai dan laut akan merusak kehidupan ekosistem nya, ikan dan tumbuhan air akan mati.

Diperlukan kesadaran kita semua akan pentingnya air bersih. Dengan kesadaranitu diharapkan selalu menjaga kebersihan lingkungan supaya air yang ada tidak tercemar dan terjaga kebersihanya.

Dengan demikian kita dapat memiliki ketersediaan air dengan kualitas yang baik dan bisa digunakan setiap hari sehingga kita dapat mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.***

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Tinggal 2 Persen, Gaji ASN Meranti Segera Rampung

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…

14 jam ago

Terungkap! Dendam dan Harta Picu Menantu Habisi Nyawa Mertua di Pekanbaru

Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…

14 jam ago

Jelang Iduladha, 28 Petugas Disiagakan Awasi Hewan Kurban di Inhu

Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…

14 jam ago

182 JCH Rohul Diberangkatkan, Wabup Lepas Langsung ke Batam

Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…

15 jam ago

SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing ke FLS3N Tingkat Provinsi

SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…

15 jam ago

Ratusan Warga Rimbopanjang Nekat Bongkar Pembatas Jalan, Ini Penyebabnya

Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…

15 jam ago