Categories: Kampar

Ratusan Warga Rimbopanjang Nekat Bongkar Pembatas Jalan, Ini Penyebabnya

KAMPAR (RIAUPOS.CO) – Ratusan warga dari delapan perumahan di kawasan Rimbopanjang, Kabupaten Kampar, melakukan pembongkaran median Jalan Pekanbaru-Bangkinang, Ahad (3/5). Aksi ini dipicu sulitnya akses putar balik akibat jarak U-turn yang dinilai terlalu jauh.

Pembongkaran dilakukan pada pembatas jalan nasional yang berada di bawah flyover Tol Pekanbaru-Padang. Warga memindahkan batu median agar kendaraan bisa lebih mudah berputar arah menuju kawasan perumahan mereka.

Selama ini, akses putar balik yang tersedia disebut mencapai jarak sekitar 5 kilometer. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan saat hendak kembali ke rumah, sehingga memicu ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari.

Salah seorang tokoh masyarakat, Edward Edy, menyampaikan bahwa persoalan ini sudah berlangsung lama. Ia mengungkapkan warga telah berulang kali mengajukan permohonan kepada pemerintah agar dibuatkan U-turn yang lebih dekat, namun belum mendapat tanggapan.

Menurutnya, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya bersama warga agar akses menuju perumahan menjadi lebih mudah dan tidak lagi memutar jauh.

Edward juga berharap langkah yang dilakukan warga dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Riau. Ia menginginkan agar lokasi median yang telah dibongkar bisa dijadikan titik U-turn permanen.

Ia menambahkan, selama ini banyak warga yang terpaksa melawan arus demi mencapai rumah. Kondisi tersebut dinilai berbahaya dan telah menyebabkan sejumlah kecelakaan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat lainnya, Ali. Ia menegaskan bahwa melawan arus jelas melanggar aturan lalu lintas dan sangat berisiko. Namun kondisi itu terpaksa dilakukan karena jarak putar balik yang terlalu jauh.

Ali menyebut, idealnya setiap satu kilometer tersedia akses U-turn, terlebih di kawasan yang padat perumahan seperti Rimbopanjang.

Sementara itu, pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau mengaku telah menerima informasi terkait pembongkaran median jalan tersebut. Melalui PPK 1.4 BPJN Riau, Afdirman Jufri menyampaikan bahwa seharusnya persoalan ini diajukan melalui mekanisme resmi.

Ia menjelaskan, usulan tersebut dapat dibahas dalam forum lalu lintas yang melibatkan berbagai pihak, seperti Kementerian Perhubungan, BPTD, Dirlantas, dan instansi terkait lainnya. Saat ini, pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke pimpinan untuk ditindaklanjuti. (ilo)

Redaksi

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

4 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

1 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

1 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago