doni-aprialdi-pimpin-kormi-riau
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah sempat tertunda selama kurang lebih 5 bulan, akhirnya mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau Doni Aprialdi dilantik menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI ) Provinsi Riau periode 2020-2025, Sabtu (30/1).
Ketum KORMI Riau Doni Aprialdi mengatakan, awalnya pelantikan akan dilaksanakan pada bulan September dan Oktober 2020, tetapi karena pandemi Covid-19 akhirnya pelantikan baru bisa dilaksanakan pada bulan Januari 2021 ini. Pelantikan dilaksanakan secara virtual oleh Ketua Umum KORMI Nasional Hayono Isman.
“Kami yang dilantik ada sebanyak 36 orang sebagai pengurus KORMI Provinsi Riau periode 2020-2025 yang terdiri dari berbagai latar belakang yang berbeda-beda. Diantaranya ada anggota dewan provinsi, kepala dinas, kepala badan, dokter, pengusaha dan seluruh instruktur senam yang ada di Pekanbaru masuk didalam kepengurusan KORMI Riau,” ujar Doni Aprialdi.
Dijelaskannya, tugas KORMI Riau kedepan cukup berat bersama pemerintah. Karena didalam amanat UUD No.3/2005 pasal 26 menyatakan bahwa KORMI sangat berperan dalam upaya mendorong olahraga prestasi dimulai dari keluarga.
“Oleh karena itu KORMI ini lebih banyak di lingkungan keluarga. Untuk jangka panjang pembinaan olahraga di Riau itu juga membutuhkan keberadaan KORMI juga, selain Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” tuntasnya.(dof)
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…