Categories: Olahraga

Alex Rins Sebut Nakagami Pembalap Paling Berbahaya saat Ini

MUGELO (RIAUPOS.CO) – Untuk kali kedua secara beruntun, Alex Rins mengalami crash yang berakhir pada DNF (did not finish). Di MotoGP Italia, Ahad (29/5/2022), pembalap Suzuki tersebut terlibat insiden senggolan dengan rider LCR Honda, Takaaki Nakagami.

Rins marah besar dan menyebut Taka adalah rider paling berbahaya di MotoGP saat ini. Nakagami dan Rins sedang bertarung berebut posisi ke-12 pada awal balapan. Penampilan buruk di kualfikasi membuat Rins harus start dari posisi 21.

Saat berupaya menyalip Taka dari sisi dalam tikungan 11 ke kiri pada lap ke-7, keduanya bersenggolan dan Rins mengalami crash.

”Jujur saja aku tidak mengerti apa yang dia lakukan. Aku melihat video dan terlihat dia keluar dari jalur balapnya,” ungkap Rins usai balapan.

”Pada lap sebelumnya aku mencoba menyalipnya di tikungan yang sama. Antara 10 dan 11. Dan dia mempertahankan posisinya. Jadi, di lap berikutnya aku berusaha menggeber motorku lebih kencang dengan membuka gas (di tikungan yang sama) agar aku bisa berada di depannya. Sementara dia berada di sisi luar (tikungan). Saat aku menikung dia ada di sana (di jalur balap Rins) dan kami bersenggolan,” ujar pembalap asal Spanyol itu.

”Aku tidak mengerti keputusan stewards. Mereka bilang aku tidak berada di depannya (Taka) dan mereka tidak akan menjatuhkan penalti kepadanya. Jika kalian bertanya kepada beberapa pembalap, dia (Taka) adalah salah satu pembalap paling berbahaya di trek dalam hal overtaking,” jelas Rins.

”Tapi semuanya sudah terjadi. Beruntung tidak ada rider lain di belakang kami.”

Rins menambahkan, insiden tersebut akan dibahasnya dalam komisi keselamatan di GP Catalan akhir pekan ini.

”Aku belum berbicara dengan Taka. Tentu hal ini akan menjadi topik yang perlu dibahas di dalam komisi keselamatan. Karena menurutku, stewards (pengawas balapan) tidak melakukan tugasnya dengan baik.”

”Aku mendatangi stewards dan berbicara kepada Freddie Spencer. Aku bilang kepadanya, ‘kawan, kau adalah mantan pembalap. Kau telah melakukan banyak sekali overtaking’. Dan tidak ada aturan dalam regulasi yang berlaku bahwa ketika seseorang menyalipmu, kau harus menutup gas. Inilah yang kita lakukan sebagai pembalap’,” ujan Rins.

”Jadi aku tidak paham mengapa Taka melakukan itu. Sangat-sangat berbahaya. Kami membalap di MotoGP, tidak seharusnya membalap seperti itu,” ujarnya mengakhiri.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

16 menit ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

25 menit ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

2 jam ago

Inhu Bergerak! Usai Roadshow ke 10 Kementerian, Kini Adopsi Pengelolaan Sampah Terbaik Nasional

Pemkab Inhu mengunjungi 10 kementerian dan belajar pengelolaan sampah di Jakarta Utara sebagai langkah membangun…

2 jam ago

Kane vs Haaland Jadi Sorotan, Striker Inggris: Kami Punya Gaya Bermain Berbeda

Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…

13 jam ago

Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu, Pria 32 Tahun Ditangkap dengan 32 Paket Barang Bukti

Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…

19 jam ago