Sekdakab Zulfahmi Adrian didampingi Kepala DLH KP, Elpahri Adha dan sejumlah pejabat foto bersama Kepala Sudin LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto didampingi Staf Ahli Menteri LH Bidang Bio Gas, Sri Wahyuni, di Jakarta, Rabu (8/7/2026). Foto Diskominfotik Inhu
RENGAT (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) menuntaskan rangkaian Roadshow Jilid II dengan mengunjungi 10 kementerian, lembaga negara, dan instansi terkait. Selain menyampaikan usulan pembangunan, rombongan juga melakukan studi tiru ke Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang telah meraih penghargaan tingkat nasional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian AP MSi, mengatakan roadshow tersebut merupakan kelanjutan dari agenda serupa yang telah dilaksanakan pada bulan sebelumnya.
Menurutnya, berbagai kementerian dan lembaga negara memberikan respons positif terhadap usulan pembangunan yang diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Inhu.
“Rangkaian Roadshow Jilid II merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang dilakukan pada bulan lalu. Dari kunjungan itu, kementerian dan lembaga negara sangat merespons usulan yang disampaikan Pemkab Inhu,” ujar Zulfahmi Adrian, Sabtu (11/7/2026).
Selain melakukan audiensi dan menyerahkan proposal pembangunan, Pemkab Inhu juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat sistem pengelolaan persampahan daerah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah studi tiru ke Sudin LH Jakarta Utara pada Rabu (8/7/2026).
Kunjungan itu diterima langsung oleh Kepala Sudin LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto MSi, bersama Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Bio Gas, Dr Sri Wahyuni MP.
Zulfahmi menilai banyak pengalaman dan inovasi yang dapat dijadikan referensi untuk diterapkan di Kabupaten Inhu.
“Banyak hal yang dapat diambil dan ditiru untuk diterapkan di Kabupaten Inhu,” katanya.
Saat ini, Kabupaten Inhu menghasilkan sekitar 18 ton sampah setiap hari. Meski volumenya masih tergolong terkendali, Pemkab Inhu memilih belajar dari Jakarta Utara yang memiliki tantangan jauh lebih besar dalam pengelolaan sampah.
Jakarta Utara diketahui mampu mengelola sekitar 1.380 ton sampah per hari, terdiri dari 700 ton sampah organik dan 680 ton sampah anorganik. Keberhasilan tersebut mengantarkan Sudin LH Jakarta Utara meraih penghargaan sebagai pengelola Bank Sampah Induk Terbaik Nasional pada 2024.
Keberhasilan itu akan menjadi acuan bagi Pemkab Inhu dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
“Kami berharap studi tiru ini menjadi momentum emas untuk membangun sistem pengelolaan yang benar sebelum volume sampah meningkat di masa mendatang. Hasil kunjungan ini juga diharapkan menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Inhu,” ungkap Zulfahmi.
Ia menambahkan, dengan sistem pengelolaan yang tepat, sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga dapat diolah menjadi sumber daya yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLH dan KP) Kabupaten Inhu, Elpahri Adha, mengatakan konsep pengelolaan sampah yang diterapkan di Jakarta Utara akan dipelajari dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
Menurutnya, pemanfaatan sampah organik melalui teknologi Black Soldier Fly (BSF) maupun konsep eco-farming dinilai sangat relevan untuk diterapkan di Kabupaten Inhu sebagai upaya mengurangi timbunan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA).
“Melalui studi konsep ini, Pemkab Inhu berkomitmen untuk segera merancang pilot project pengelolaan sampah berbasis komunitas dan teknologi tepat guna demi mewujudkan Inhu yang bersih, asri, dan mandiri lingkungan,” ujarnya.(kas)
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…
Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…
Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…
Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…
Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…