Categories: Olahraga

Gara-Gara Pesta, Neymar Jr Dikritik Masyarakat Brazil

RIO DE JANIERO (RIAUPOS.CO) – Bintang Paris Saint-Germain (PSG) Neymar Jr dikritik masyarakat kampung halamannya sendiri, BraZil. Dia dikecam lantaran ingin bikin pesta besar-besaran di tengah pandemi Covid-19. 

Dikutip dari Marca, Ahad (27/12/2020), mantan pemain Barcelona itu sudah menyiapkan rumah besar di Mangaratiba, Rio de Janeiro, Brazil untuk menggelar party. 

Dia mengundang sekitar 500 orang. Neymar juga menyewa band untuk menghibur para tamu. Rumah tersebut dilengkapi peredam agar suara bising dari pesta tidak terdengar tetangga. Rencana nakal Neymar terendus media lokal, O'Globo. 

Mereka langsung mempublikasikannya ke dunia maya. Akibatnya Neymar mendapat kecaman dari masyarakat Brazil. Pesepakbola termahal dunia itu dianggap tidak mendukung usaha pemerintah Brazil yang sedang berjuang menekan angka penyebaran Covid-19.

Perlu diketahui sampai berita ini ditulis, ada 190 ribu warga Brazil yang meninggal dunia akibat Covid-19. Neymar juga pernah terinfeksi virus tersebut pada September silam. Namun dia seakan tidak kapok dan kini punya rencana menciptakan kerumunan orang. 

Sumber: Marca/News/O Globo/The Sun
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago