BERTEMU: Jacksen F Tiago (kiri) saat bertemu owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman (kanan), Senin (24/6/2019) malam.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jacksen F. Tiago menegaskan tidak akan melatih klub Liga 1 2019 setelah memutuskan mundur dari Barito Putera. Dia menegaskan hal itu di rumah Manajer Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman di Jakarta, Senin (24/6) malam.
Jacksen tetap akan bersama Laskar Antasari hingga kontraknya selesai Desember mendatang. ’’Saya akan bantu pelatih baru Barito Putera. Saya akan selalu ada untuk Barito Putera sampai kontrak selesai,’’ bebernya.
Malam itu juga, Barito juga memperkenalkan pelatih baru mereka. Dia adalah Yunan Helmi yang tidak lain adalah asisten Jacksen di Barito Putera. Yunan ditunjuk untuk jadi karteker karena dirasa sudah memahami karakter tim selama ini.
Hasnur menilai, Yunan merupakan sosok yang paling pas. Sebab, pria yang juga asisten di Timnas Indonesia U-23 itu sudah lama berada di staf kepelatihan Barito Putera. Sejak 2008. ’’Jadi, saya pikir Yunan tidak akan kesulitan meneruskan Barito Putera. Semoga ke depannya Barito Putera bisa bangkit lagi,’’ ucapnya.
Yunan sendiri siap menggantikan Jacksen. Dia mengaku tidak akan banyak mengubah pola permainan yang sudah diterapkan pelatih asal Brasil itu selama ini.
’’Selama ini saya juga sering sharing dan bantu coach selama melatih. Jadi, saya pikir siap untuk membawa Barito Putera bangkit lagi,’’ tutur pria asal Babat, Lamongan, tersebut.
Jacksen memutuskan mundur setelah Barito Putera menelan kekalahan 1-2 dalam lanjutan Liga 1 2019 kontra Kalteng Putra. Usai laga Jacksen sudah mengisyaratkan pergi. Kekalahan di kandang menjadi pukulan hebat bagi pelatih asal Brasil itu sebagai buntut dari rentetan hasil buruk The Yellow River musim ini.
Hanya meraih satu poin dan belum merasakan kemenangan. Kepada Barito Mania, Jacksen membulatkan tekadnya untuk menanggalkan posisinya. Melalui video rekaman @Baritomania.id Jacksen mengakui bahwa dia adalah sosok paling bertanggung jawab atas anjloknya prestasi Barito Putera musim ini.
“Saya bertanggung jawab terhadap performa klub. Saya sebagai pelatih tidak bisa membuat tim ini menjadi sebuah kekuatan di musim ini sebagaimana harapan Pak Hasnur dan seluruh pencinta Barito Putera,” ungkapnya.
Dia pun merasa sudah saatnya untuk mengakhiri kerja sama keduanya yang sudah menjalani dua musim bersama. Jacksen yang awalnya dikontrak tiga musim sejak akhir 2016 pun harus rela berpamitan lebih awal dengan kesan yang kurang mengenakkan.
“Saya tidak ada rasa kecewa ataupun marah kepada seluruh suporter. Jika saya di posisi mereka saya pun akan melakukan hal serupa,” kata Jacksen.(jpg)
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.