Tim duilian putra Indonesia meraih emas pada Kejuaraan Dunia Wushu 2019. (PB WI for Jawa Pos )
SHANGHAI (RIAUPOS.CO) — Kontingen wushu Indonesia benar-benar tancap gas di Kejuaraan Dunia 2019. Dalam event yang digeber di Minhang Gymnasium, Shanghai, Tiongkok, tersebut, Edgar Xavier Marvelo dkk menambah dua emas. Jadi, hingga kemarin, mereka sudah mengumpulkan 3 emas dan 1 perunggu.
Tambahan dua emas, salah satunya, disumbangkan Edgar di nomor gunshu. Satu emas lagi diperoleh tim duilian putra. Tim itu beranggota Edgar, Harris Horatius, dan Seraf Naro Siregar. Mereka memperoleh poin 9,490. Mengungguli wakil Korea Selatan, Lee Ha-sung, Cho Seung-jae, dan Lee Yong-mun, yang mengumpulkan nilai 9,483.
Pelatih Susyana Tjhan sangat bersyukur atas hasil tersebut. Sebab, kemarin adalah penampilan perdana Edgar, Harris, dan Seraf dalam satu tim. Dalam kejuaraan dunia di Kazan, Rusia, dua tahun lalu, Indonesia tidak turun di nomor itu. ’’Akhirnya mereka bisa bermain kompak dan tanpa kesalahan. Jadi, tidak ada pemotongan nilai,’’ ucap Susyana saat dihubungi Jawa Pos.
Hasil tersebut membuat Indonesia menempati posisi keempat perolehan medali sementara. ’’Persiapan nomor ini cukup mepet, sekitar dua bulan. Kami beruntung mendapat tambahan masukan dari pelatih Tiongkok saat training camp di Nanjing,’’ kata Susyana.
Tentu, timnas wushu taolu semakin optimistis menyambut SEA Games 2019 di Filipina bulan depan. Sebab, berdasar perolehan medali, Indonesia –untuk sementara– mengungguli negara-negara Asia Tenggara lainnya.
PEROLEHAN MEDALI SEMENTARA KEJUARAAN DUNIA WUSHU 2019
1. Tiongkok | 10 | 0 | 1
2. Iran | 7 | 2 | 1
3. Hongkong | 5 | 3 | 1
4. Indonesia | 3 | 0 | 1
5. Makau | 2 | 5 | 5
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.