Categories: Olahraga

Curhat Espargaro soal MotoGP 2022: Beban Psikis Masuk Bursa Juara

VALENCIA (RIAUPOS.CO) – Tidak selamanya berpeluang menjadi juara dunia itu menyenangkan. Hal itulah yang kini dirasakan pembalap Aprilia Aleix Espargaro.

Jadi runner-up klasemen dengan 151 poin atau defisit 21 poin dari jagoan Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo ternyata membebaninya secara fisik dan mental.

Seperti dilansir Motorsport, Espargaro mengaku sangat lelah pascamenjalani paruh pertama sebanyak 11 race. Total, pembalap 32 tahun itu mencatatkan empat kali podium dan satu di antaranya jadi juara di GP Argentina (3/4).

Sisanya, dia hanya sekali finis di luar sepuluh besar di GP AS sepekan berselang. Tanda paling nyata bahwa Espargaro memang kelelahan fisik dan mental terlihat pada GP Catalunya.

Kala itu, dia salah menghitung sisa lap sebelum finis. Dia bahkan sudah berselebrasi ketika sebenarnya masih tersisa satu putaran lagi. Padahal, dia mendapat kesempatan emas merapatkan jarak dengan Quartararo yang gagal finis pada race yang digelar di balapan itu.

Alhasil, pembalap Ducati Francesco Bagnaia finis terdepan dan Espargaro melorot ke posisi keempat. Bahkan, lelahnya itu masih dirasakannya ketika di rumah yang notabene biasanya dijadikan tempat bersantai. Dia bahkan sampai mengatur alarm agar selalu tidur tepat waktu setiap pukul 21.00.

Juga agar segera memutuskan hubungan dengan dunia luar dengan mematikan gawai.

’’Aku perlu istirahat (lebih banyak, red). Bukan hanya lima pekan (jeda paruh pertama, red). Secara mental, tahun ini sangat berbeda bagiku dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya,’’ papar Espargaro kepada Motorsport.

Kelelahan fisik dan mental yang dihadapi pembalap asal Spanyol itu sangat mungkin lebih karena dia yang belum terbiasa bersaing di papan atas.

Ya, tahun ini adalah yang pertama dalam kariernya merasakan ketatnya perburuan juara. Sebelum ini, hasil terbaik Espargaro di MotoGP adalah posisi ketujuh pada 2014 ketika masih memperkuat Forward Yamaha.

 

Sedangkan hasil terburuknya di MotoGP terjadi pada 2020 dan 2018 ketika menghuni peringkat ke-17 dengan sudah memperkuat Aprilia.

Menjelang paruh kedua yang akan dimulai dengan GP Inggris di Silverstone (7/8), Espargaro diyakini bisa sedikit mengisi ulang tenaganya. Apalagi, dia juga bisa tenang terkait masa depannya pasca memperpanjang kontrak selama dua tahun ke depan pada Mei lalu.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago