Categories: Olahraga

Buka Kans ke Ronde Ketiga

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Tim nasional Indonesia membuka peluang untuk lolos ke ronde ketiga babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang itu terbuka setelah Indonesia tadi malam menang atas Vietnam dengan skor 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kemenangan itu membuat skuad Garuda meninggalkan dasarklasemen sementara dan merangsek ke posisi runner-up Grup F.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Menurut dia, kemenangan itu terasa sangat sulit didapat. Sebab, permainan Indonesia sempat tidak berkembang. Tepatnya pada 45 menit babak pertama.

Turning point pasukan Merah Putih terjadi setelah turun minum. Perubahan tercipta setelah STY melakukan tiga pergantian pemain. Yaitu, memasukkan Sandy Walsh, Pratama Arhan, dan Egy Maulana Vikri untuk menggantikan Yakob Sayuri, Nathan Tjoe-A-On, dan Hokky Caraka.

Perubahan itu membuat progressive passing timnas Indonesia lebih baik. Puncaknya, Egy Maulana Vikri menjadi pahlawan kemenangan timnas Indonesia berkat golnya pada menit ke-52. Gol itu dari throw in panjang Pratama Arhan yang menciptakan kemelut di mulut gawang Vietnam.

’’Pertama, saya sangat senang bisa menang melawan Vietnam. Saya juga sangat bangga kepada para pemain karena sudah bekerja keras. Ke depan, kami akan mempersiapkan laga berikutnya biar bisa menjadi pertandingan yang lebih keren antara Indonesia dan Vietnam,’’ ujar STY setelah pertandingan.

Terkait permainan pada babak pertama, STY menilai timnya tidak terlalu bermain buruk. Memang, permainan agak kurang berkembang. Itu terjadi karena ada beberapa pemain yang baru bermain bersama. Yaitu, Nathan Tjoe-A-On dan Jay Idzes. ’’Babak pertama tidak begitu jelek. Hanya kurang kompak karena ada beberapa pemain baru. Pada babak kedua, kami lebih kompak sehingga bisa bermain terbaik,’’ tegas mantan pelatih timnas Korea Selatan itu.

Sementara itu, pelatih Vietnam Philippe Troussier terkejut dengan kekuatan timnas Indonesia saat ini. Skuad yang dihadapi berbeda dari skuad yang dilawan saat Piala Asia 2023 Qatar. Mantan pelatih timnas Jepang itu menyoroti Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On.

Meski demikian, pelatih asal Prancis tersebut menilai timnya sempat mengambil alih kendali permainan. Terutama pada babak pertama. ’’Indonesia sama sekali tidak punya peluang. Penguasaan bola kami kuat. Kami juga sempat punya kans untuk mencetak gol,’’ ujar Troussier.

Tapi, Vietnam harus mengakui kekalahan di tangan Indonesia. Kekalahan itu membuat posisinya sebagai pelatih timnas Vietnam semakin terjepit. Tapi, mantan pelatih timnas beberapa negara Afrika itu belum mau menyerah. Dia berjanji akan mempersembahkan kemenangan. ’’Ini bagian dari proses kami. Setelah laga ini, kami akan memperbaiki semua hal. Termasuk organisasi permainan. Kami akan berusaha memenangkan laga home,’’ ucapnya.(fiq/ali/jpg)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

9 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

11 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

11 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

12 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

12 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

15 jam ago