Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau Defizon (Istimewa)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 27 calon jemaah haji asal Provinsi Riau tercatat menunda atau batal berangkat pada musim haji 2026 karena faktor kesehatan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa sebagian jemaah mengalami sakit, sementara lainnya dilaporkan wafat sehingga keberangkatan tidak dapat dilanjutkan.
“Ada jemaah yang sakit dan ada juga yang wafat, sehingga keberangkatannya ditunda atau batal,” ujar Defizon.
Ia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota terkait kondisi terkini para calon jemaah. Termasuk kemungkinan penggantian jemaah sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, seluruh rangkaian manasik haji tingkat kecamatan di kabupaten/kota se-Riau telah selesai dilaksanakan. Untuk manasik tingkat kabupaten/kota dijadwalkan berlangsung setelah Idul Fitri mendatang.
Sebelumnya, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau juga telah mengumumkan jadwal kelompok terbang (kloter) jemaah haji tahun 2026. Para calon jemaah diminta mengecek pembagian kloter melalui Kantor Kemenhaj di daerah masing-masing.
Defizon menambahkan, total kuota haji Provinsi Riau pada 2026 mencapai 4.682 calon jemaah.
Pihaknya mengimbau seluruh jemaah agar menjaga kondisi kesehatan serta mengikuti seluruh tahapan persiapan, sehingga proses keberangkatan dapat berjalan lancar.(ilo)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…