Categories: Olahraga

Marquez Diprediksi Bakal Jadi Monster di Portugal

VALENCIA (RIAUPOS.CO) – Mantan rider Ducati Sylvain Guintoli yakin Marc Marquez bakal menjadi monster buas di MotoGP Portugal 2024. Apalagi, The Baby Alien sebelumnya sudah melakukan tes tertutup di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao.

Debut Marquez bersama Gresini Racing cukup manis pada seri perdana MotoGP 2024. Ia berhasil finis di posisi empat pada balapan di Sirkuit Internasional Losail, Qatar lalu.

Ketika itu, Marquez menyebut belum 100 persen mampu mengeluarkan potensi motornya karena masih menyesuaikan diri. Hal itu kemudian dibaca oleh dua pengamat MotoGP, Neil Hodgson dan Guintoli, sebagai pertanda, sang pembalap bakal jadi monster di Portimao.

“Ya, dia sudah kembali! Qatar bukan trek yang disukainya. Buat saya, dia masih belum nyaman dan menekukan setelan yang disukai. Kita akan tahu setelah Portugal karena itu adalah pekan balapan biasa tanpa tes sebelumnya,” papar Hodgson, mengutip dari Crash, Rabu (20/3).

“Dia masih melakukan pendekatan di mana dia ingin memahami motor, gaya balap, dan keseimbangan terbaik. Dia sangat kuat di zona pengereman dan itu adalah sesuatu yang mereka tidak ingin kehilangan,” timpal Guintoli.

“Dari apa yang dikatakan (setelah balapan), dia cukup bersantai dan tidak ingin melakukan kesalahan-kesalahan. Tapi, di Portimao, dia akan menjadi monster,” tukas pembalap yang pernah membesut Ducati pada 2008 itu.

“Saya mendengar dari wawancaranya, dia hanya mengeluarkan 95 persen (kemampuan) untuk memahami apa yang terjadi, tetapi di Portimao dia akan menjadi monster!” tegas Guintoli.

Qatar memang secara historis bukan trek favorit Marquez. Ia hanya sekali menang di sana yakni pada MotoGP 2014 sepanjang kariernya dari 2013-2024.(int/eca)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago