Categories: Olahraga

Jangan Kalah Mental

SINGAPURA (RIAUPOS.CO) – Di Stadion Nasional, Singapura, Ahad (19/12) malam  ini, laga penentuan bakal tersaji di matchday terakhir Grup B Piala AFF 2020. Hasil imbang sudah cukup bagi Indonesia untuk melaju ke semifinal. Sebaliknya, Malaysia perlu kemenangan dil laga yang akan ditayangkan langsung di  RCTI, pukul 19.30 WIB ini.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengakui, skuadnya lebih diunggulkan untuk bisa lolos dari Grup B. Namun, juru taktik asal Korea Selatan itu tidak ingin jemawa. "Kami tidak tahu karena situasi pertandingan bisa berubah. Kami ingatkan pemain agar tidak lengah. Kalau mental diperkuat, bisa dapat hasil yang lebih baik," paparnya saat konferensi pers virtual, Sabtu  (18/12).

Pelatih 52 tahun tersebut menyinggung soal mental karena cukup paham situasi pertandingan dua negara yang kerap dijuluki Derby Melayu itu. "Memang, persiapan yang paling penting sebelum memulai pertandingan melawan persaingan ketat ini adalah mental," tuturnya.

Shin Tae-yong sudah menyiapkan mental pasukan mudanya seperti laga biasa agar pemain tetap rileks. "Saya dengar Malaysia salah satu tim yang memiliki persaingan ketat (dengan Indonesia). Jadi, saya minta para pemain tidak kalah juga dari Malaysia," tegasnya.

Dia tidak risau dengan mental timnya yang mayoritas dihuni pemain muda dengan rata-rata usia 23,8 tahun. "Memang saat ini banyak pemain muda di tim kita. Tapi, semakin lama, performa pemain semakin baik. Jadi tidak terlalu khawatir juga," katanya.

Lantas, bagaimana strategi STY melawan Malaysia? Apakah tetap bertahan dan memilih tidak banyak menguasai bola seperti laga kontra Vietnam? Atau bermain terbuka seperti dua laga awal saat menggulung Kamboja (4-2) dan Laos (5-1)?

"Memang kami seri saja bisa lolos ke semifinal. Tapi, pastinya Malaysia punya kelebihan dan kelemahan. Kami terus menganalisis taktik lawan untuk memberikan strategi yang sesuai," jelasnya.

Menilik statistik, Indonesia delapan kali menghadapi Malaysia di Piala AFF. Hasilnya berimbang. Empat menang dan empat kalah dengan mencetak 14 gol dan 13 kemasukan (selengkapnya lihat grafis).

Sementara itu, Malaysia bakal bermain menyerang. Tidak ada pilihan bagi Malaysia selain harus memenangi laga. "Kami selalu mainkan pola menyerang saat bermain sepak bola. Ini tantangan bagi kami untuk bangkit," ujar pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe.(raf/c18/fal/jpg)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

9 jam ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

9 jam ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

9 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

10 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

10 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

10 jam ago