Categories: Olahraga

Makabu Bilang Canelo Bikin Kesalahan Besar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemegang gelar juara dunia kelas penjelajah (90,7 kilogram) versi WBC Ilunga Makabu menyebut Saul "Canelo" Alvarez melakukan kesalahan besar karena menantangnya berduel pada 2022 mendatang.

Sebelumnya, WBC telah memberikan lampu hijau kepada Canelo yang ingin naik divisi dari menengah super (76,2kg) ke kelas penjelajah untuk bertanding dengan Makabu. Keputusan itu diambil karena Canelo ingin merebut gelar kelimanya di kelas berbeda. Mendengar hal ini, Makabu pun mengaku tak keberatan.

"Ketika saya mendapat berita ini dari manajer, saya berkata "wow", ini adalah sesuatu yang luar biasa. Canelo adalah petinju terbaik di planet ini. Jadi, saya ingin bertarung dengan yang terbaik dan saya menerimanya," kata Makabu, seperti dilansir situs resmi WBC, Jumat.

"(Tapi) saya pikir Canelo membuat kesalahan besar yang akan dia sesali, karena saya akan bertarung dengan semua kemampuan saya," tambahnya.

Makabu dan Canelo bertemu dalam upacara penutupan konvensi WBC ke-50 di Meksiko City, Kamis (18/11). Mereka berjabat tangan dan saling menghormati satu sama lain.

Saat ini, Canelo berada di puncak kariernya setelah resmi menjadi juara dunia sejati alias undisputed di kelas menengah super usai mengalahkan Caleb Plant di MGM Grand, Grand Garden Arena, Las Vegas, 7 November 2021.

Dengan empat gelar mayor yang disandangnya, yakni WBA Super, IBF, WBO dan WBC, petinju 31 tahun itu dinobatkan sebagai petinju pound-for-pound atau lintas divisi terbaik di dunia.

Canelo memenangi gelar juara dunia pertamanya di kelas menengah junior (69,8 kg) pada 2011 usai mengalahkan Alfonso Gomez. Kemudian, kariernya makin melejit usai melakoni dua pertandingan melawan Gennady Golovkin di kelas menengah (72,5 kg).

Setelah itu, dia dengan percaya diri naik ke divisi berat ringan (79,3kg) dan sukses merebut tite WBO milik Sergey Kovalev pada 2019.

Makabu, yang saat ini berstatus sebagai pemegang gelar juara dunia WBC kelas penjelajah, tak akan membiarkan Canelo mewujudkan mimpi menjadi petinju yang meraih gelar di lima divisi berbeda.

"Saya punya cerita sendiri untuk ditulis. Ya, ini tinju. Saya kalah dari Tony Bellew (pada 2016), tapi saya kembali. Sekarang saya beri tahu Anda, seratus persen saya akan melumpuhkan Canelo," ujar Makabu.

Makabu merupakan petinju asal Kongo yang mengantongi rekor 28 kemenangan dan dua kali kalah. Dia menyandang gelar juara WBC kelas penjelajah pada 31 Januari 2020 usai mengalahkan Michal Cieslak.

Kemudian, dia juga mempertahankan titel tersebut pada laga terakhirnya melawan Olanrewaju Durodola di Studio Mama Angebi, Kinshasa, Kongo, pada 19 Desember 2020.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago