PARIS (RIAUPOS.CO) – Paul Pogba kembali menjadi sorotan publik saat Prancis kalah 0-2 dari Finlandia dalam pertandingan persahabatan. Pogba bahkan hanya tampil selama 57 menit karena tidak terlalu berkontribusi untuk permainan Prancis.
Prancis adalah unggulan dalam pertandingan yang berlangsung di Stade de France, Paris, Kamis 12 November 2020, dini hari WIB itu. Sebab, Prancis di atas kertas unggul segalanya atas Finlandia.
Namun, keunggulan di atas kertas ternyata tidak selalu sesuai dengan hasil akhir pertandingan. Prancis bahkan sudah tertinggal 0-1 pada menit ke-28 saat Marcus Forss mencetak gol untuk Finalndia.
Finlandia hanya butuh tiga menit untuk menggenapkan keunggulan melalui sepakan jarak jauh Onni Valakari. Gol Valakari tidak hanya menentukan kemenangan Finlandia atas Prancis, tetapi juga menunjukkan kinerja buruk Pogba dalam pertandingan tersebut.
Porses gol kedua berawal dari serangan Prancis yang dimentahkan pertahanan Finlandia. Setelah itu, tim tamu melakukan serangan balik cepat untuk mengancam gawang Prancis.
Saat Finlandia melancarkan serangan balik, Pogba berada di posisi untuk menghentikan upaya tersebut. Akan tetapi, gerak tubuh Pogba tidak menunjukkan bahwa dirinya berusaha keras untuk menggagalkan serangan balik Finlandia hingga gol Valakari pun tercipta.
Sorotan kepada Pogba semakin besar karena video dari proses gol kedua Finlandia tersebar di media sosial. Banyak orang mengkiritik permainan Pogba yang tidak sesuai dengan labelnya sebagai pemain kelas dunia.
Pobga tidak hanya bermain buruk dalam pertandingan kontra Finlandia, tetapi juga saat membela klubnya, Manchester United (MU). Pogba kesulitan untuk main apik secara konsisten pada musim 2020-2021. Padahal, Pogba memiliki kemampuan di atas rata-rata.
Pogba harus melakukan evaluasi atas permainannya pada musim ini. Jika tidak, pemain berumur 27 tahun itu akan kesulitan untuk bermain reguler pada musim ini. Pogba sudah tampil 11 kali untuk MU, tetapi baru tiga kali diberi kepercayaan sebagai starter.
Hal itu membuktikan bahwa pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, pun mulai tidak percaya kepada Pogba. Seandainya keadaan ini terus berlanjut, Pogba mungkin akan terpinggirkan juga dari skuad Prancis untuk Piala Eropa 2020 pada tahun depan.
"Kondisi ini juga akan berpengaruh pada niat Real Madrid untuk merekrutnya musim depan," tulis media Inggris, Daily Mail.
Seperti diketahui, hingga saat ini, pelatih Madrid yang juga berasal dari Prancis, Zinedine Zidane, masih terus meminta manajemen untuk mendatangkan Pogba. Alasannya, lini tengah Madrid perlu perbaikan. Dan salah satu pemain yang dianggap menjadi jawabannya adalah kehadiran Pogba. Itu argumentasi Zidane ke manajemen.
Sumber: Daily Mail/News/Soccerway
Editor: Hary B Koriun
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…
Jalan Kampung Baru di Inhil amblas akibat gerusan air pasang surut. Akses warga terputus, BPBD…
Polisi tangkap komisaris dan direktur SPBU terkait penyelewengan solar subsidi di Pelalawan. Modus gunakan tangki…
Pemko Pekanbaru bongkar 25 kios batu akik di Pasar Palapa. Area akan ditata jadi taman…
KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…