Categories: Olahraga

Sektor Putra Masih Tertinggal

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pelatnas tenis lapangan proyeksi SEA Games Filipina 2019 harus bekerja lebih keras jika ingin meraih medali. Terutama di sektor putra. Sebab, dalam International Tennis Tournament 2019 (M15 Jakarta) yang diplot sebagai ajang pemanasan menuju SEA Games, capaian David Agung Susanto dkk tidak bagus.

Di nomor tunggal, ada tiga petenis Indonesia yang berlaga. Yakni David dan, Odeda M Arazza, serta Justin Barki. Dalam turnamen berhadiah total 15 ribu dolar AS (setara Rp212,8 juta) itu, ketiganya memang mendapatkan wild card. Tidak mengherankan kalau langsung tersingkir di babak pertama. 

Sedangkan di ganda, ada pasangan pelatnas Anthony Susanto/M Rifqi Fitriadi. Juga berstatus wild card. Mereka sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Cameron Green/Vladyslav Orlov asal Australia/Ukraina di babak pertama. Namun, di perempatfinal mereka juga kandas oleh unggulan kedua asal India, SD Prajwal Dev/Niki Kalianda Poonacha. 

PB Pelti tidak dapat berkomentar banyak soal prestasi para petenis putra di M15 Jakarta. Memang, turnamen ini tidak bisa dijadikan patokan. Sebab, kebanyakan peserta berasal dari Eropa dan Asia Timur. Tidak banyak petenis Asia Tenggara yang ikut serta. Padahal, merekalah calon-calon lawan di SEA Games. 

Apalagi, memang yang lebih ditargetkan untuk meraih medali di Filipina adalah sektor ganda putri dan ganda campuran. Di nomor yang terakhir disebut, punya Christopher Rungkat/Aldila Setijadi yang merupakan peraih emas Asian Games 2018.(jpg) 

Di sisi lain, gelar M15 Jakarta jadi milik petenis Ukraina Vladyslav Orlov. Dalam final di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta, kemarin, dia mengalahkan unggulan ketiga Lee Kuan-yi dengan skor 7-5, 4-6, 6-4. Sebagai pemain non-unggulan, Orlov shocked. Ini merupakan gelar perdananya dalam turnamen ITF World Tennis Tour. 

‘’Gelar ini sangat berarti bagi saya. Ini final pertama saya di nomor tunggal, dan kali pertama saya bertanding di Jakarta,’’ tutur petenis 24 tahun itu bangga. Terik matahari ibukota tidak menjadi kendala baginya. Meski kehilangan set kedua, Orlov mampu mengembalikan fokus dan merebut set penentuan. ‘’Saya sangat bersyukur,’’ ucapnya.(feb/na/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

8 jam ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

8 jam ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

8 jam ago

Gowes Merdeka 2026 Dimulai, 1.500 Peserta Taklukkan Rute 17 Km di Pekanbaru

Sebanyak 1.500 peserta meramaikan Gowes Merdeka 2026 di Pekanbaru dengan menempuh rute 17 kilometer hingga…

8 jam ago

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago