Yayasan PPMO dikukuhkan di Hotel Prime Park, Pekanbaru, Senin (12/2/2024). (Dofi Iskandar/riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Peduli Pelatih dan Masyarakat Olahraga (PPMO) Yudesmon mengatakan, pihaknya ingin mengkolaborasikan para pelatih agar bisa bergabung dengan PPMO. Pasalnya, PPMO memiliki visi untuk mendukung para pelatih baik dari segi perlindungan hukumnya ketika para pelatih memiliki masalah.
Selain itu, pihaknya juga ingin membantu kesejahteraan para pelatih, seperti belum memiliki tempat untuk menjadi pelatih, maka akan dibukakan canel yang PPMO memiliki kerja sama dengan suatu instansi pemerintah maupun dengan stakeholder yang lain.
“Kami juga berusaha untuk mengikat agar kawan-kawan pelatih ini mendapat jaminan kesehatan seperti nantinya akan bekerja sama dengan BPJSTK dan juga asuransi yang sifatnya buat olahraga,” ujar Yudesmon usai menghadiri acara pengukuhan yayasan PPMO, Senin (12/2).
Kegiatan pengukuhan yang dihadiri Kadispora Riau Erisman Yahya diwakili Kepala Bidang Pembudayaan Prestasi Olahraga Dispora Riau Rinov Eka Mondrie.
Kabid Prestasi Olahraga Dispora Riau Rinov Eka Mondrie mengucapkan selamat atas terbentuknya Yayasan PPMO.
“Semoga ke depannya yayasan PPMO dapat memberikan kontribusi yang nyata dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga Riau,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, kehadiran yayasan PPMO ini merupakan sebuah langkah yang tepat, dimana yayasan PPMO menjadi wadah berkumpul bagi para pelatih dan insan olahraga untuk membangkitkan prestasi di berbagai cabang olahraga.
Ia mengharapkan yayasan PPMO dapat menjaga eksistensi pelatih dengan merekrut pelatih-pelatih muda potensial di masing-masing cabang olahraga yang dibinanya dengan memberikan jam terbang melatih di gedung-gedung maupun di sekolah yang bekerjasama dengan Yayasan PPMO, serta memberikan pelatihan guna meningkatkan kompetensi maupun kapabilitas sang pelatih.
Sementara itu, pembina atau pemerhati peduli pelatih dan masyarakat olahraga Rusli Zainal mengatakan, sangat memberikan apresiasi kepada Yayasan PPMO.
“Selama ini kita tahu bahwa banyak sekali atlet dan pelatih yang kadang-kadang tidak terperhatikan, baik dari segi kesehatan, kesejahteraan dan lainnya,’’ katanya.(dof)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…