Categories: Olahraga

PSG Meradang, Pelatih Timnas Argentina Merasa Tak Langgar Peraturan

BUENOS AIRES (RIAUPOS.CO) – Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menyatakan tim nasional Argentina tidak melakukan pelanggaran saat memanggil Lionel Messi untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Pemanggilan Messi ke Argentina mendapat kritikan tajam dari Paris Saint-Germain (PSG) lantaran Messi sedang dalam kondisi tidak bugar dan absen dalam beberapa laga terakhir.

Scaloni lalu menanggapi hal tersebut dengan santai. Menurut Scaloni, Argentina tidak melakukan kesalahan dalam proses pemanggilan Messi.

"Kami berhubungan dengan Leonardo dan reaksi mereka bisa dimengerti bahwa Messi memang lebih banyak menghabiskan waktu bersama tim nasional saat ini," jelas mantan bek timnas Argentina itu.

"Namun tak bisa diragukan bahwa kami taat aturan saat memanggil dirinya. Hal ini memang selalu jadi masalah bagi klub-klub Eropa," ucap Scaloni seperti dikutip dari Daily Mail.

Leonardo yang menjabat sebagai Direktur Olahraga PSG mengkritik pemanggilan Messi oleh Albiceleste. Bagi Leonardo, Messi tak sepatutnya dipanggil oleh timnas dengan kondisi belum bugar 100 persen.

"Kami tidak setuju melepaskan pemain untuk tim nasional ketika mereka tidak dalam kondisi fisik baik atau sedang dalam tahap rehabilitasi," kata Leonardo.

Argentina akan menghadapi dua duel sengit di Kualifikasi Piala Dunia 2022. Argentina bakal bertemu Uruguay pada Sabtu (13/11) dan Brazil pada Rabu (17/11) WIB.

Sebelum bergabung ke timnas Argentina, Messi sempat melewatkan sejumlah laga PSG. Dua laga yang dilewati oleh Messi adalah melawan RB Leipzig di Liga Champions dan Bordeaux di Ligue 1.

Sumber: ESPN/News/CNN/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

1 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

1 hari ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago