Categories: Olahraga

Minions dan Daddies Sama-Sama Incar Gelar KetigaÂ

BIRMINGHAM (RIAUPOS.CO) – All England 2019 adalah salah satu episode buruk dalam karir Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Datang sebagai juara bertahan dua edisi beruntun, diunggulkan di tempat pertama, dan sangat dijagokan meraih gelar kali ketiga, eh, pasangan terbaik dunia itu malah kandas di babak pertama oleh pasangan Cina,  Zhang Nan/Liu Cheng. 

Memang, All England bukan satu-satunya gelar yang lepas dari tangan Minions (sebutan Marcus/Kevin) tahun lalu. Mereka juga gagal di Kejuaraan Dunia 2019 serta BWF World Tour Finals. Setiap kali gagal menembus final, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan selalu sukses membalaskan dendam. Pasangan nomor dua dunia itu memetik gelar yang ''ditinggalkan'' Minions. 

Nah, di All England tahun ini, keduanya mengincar hal yang sama. Yakni gelar ketiga. Minions adalah juara edisi 2017 dan 2018. Sedangkan The Daddies—sebutan Ahsan/Hendra—merupakan kampiun 2014 dan 2019. Sebagai unggulan pertama dan kedua, tentunya kedua pasangan kembali menjadi kandidat terkuat juara. 

 Marcus menyatakan, persiapan dia dan Kevin menuju All England tahun ini cukup lama. Mereka merasa lebih siap.

"Ya pengennya sih kembali juara seperti 2018 lalu. Cuma kami kan tidak tahu pertandingan nanti seperti apa,'' tutur Marcus.

''Tahun lalu memang meleset tapi kami dapat delapan turnamen. Pasti ada yang kurang dan dibenahi. Tetapi harus balance biar enjoy," tambah dia. 

Minions seharusnya melawan rising star India Sakwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di babak pertama Rabu ini. Namun, pasangan nomor 9 dunia itu mengundurkan diri dari turnamen karena khawatir dengan merebaknya virus corona. Alhasil, Marcus/Kevin masih menunggu lawan.

"Kalau ada yang mengundurkan diri, langsung ada penggantinya. Jadi, tidak otomatis masuk ke babak berikutnya,'' kata Herry Iman Pierngadi, pelatih ganda putra pelatnas, ketika dihubungi.

Menurut dia, lawan pengganti tersebut baru diketahui setelah manager's meeting, Selasa pukul 18.00 waktu setempat, atau dini hari tadi.

''Lebih baik tetap main dari babak 32 besar," kata Herry.

Siapa pun lawan baru Marcus/Kevin, mestinya tidak akan sulit mereka kalahkan. Sebab, pasti peringkatnya jauh di bawah mereka. Jika dilihat dari drawing saja, sepertinya mereka akan mulus sampai semifinal. Di sana—kemungkinan besar—musuh bebuyutan mereka Li Jun Hui/Liu Yu Chen sudah menanti. 

Asyiknya lagi, di grup atas tidak ada nama pasangan Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Pasangan ini masih sulit dikalahkan Minions hingga akhir tahun lalu. Terlepas dari siapapun lawan Minions, Herry meminta anak buahnya tersebut untuk selalu siap. Dengan situasi kini, pria berjuluk Coach Naga Api itu tidak merasa diuntungkan atau dirugikan.

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

20 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

22 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

22 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

2 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

2 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

2 hari ago