Shesar Hiren Rhustavito (internet)
MANILA (RIAUPOS.CO) — Tunggal putra Indonesia Shesar Hiren Rhustavito mengaku tak mendapatkan tekanan sama sekali saat menghadapi perwakilan dari Kamboja, yakni Leng Sopheaktra, di babak pertama bulutangkis SEA Games 2019. Bahkan, Shesar bisa dikatakan mampu menang dengan sangat mudah di laga yang berlangsung pada Kamis (5/12).
Shesar tepatnya mampu menang dengan dua game langsung, yakni dengan skor 21-4 dan 21-11 atas Leng. Kemenangan tersebut membuat asa Shesar mempersembahkan medali di nomor perorangan tunggal putra masih terbuka lebar.
Akan tetapi, ada satu hal yang sangat disesali Shesar dan membuatnya menjadi kurang puas dengan hasil laga melawang perwakilan Kamboja tersebut. Hal yang disesali itu adalah terkait mudahnya lawan untuk dimatikan ketika baru melakukan reli-reli pendek.
Padahal Shesar berniat untuk memahami kondisi lapangan, angin, dan juga shuttle cock, dari Muntinlupa Sports Complex. Tapi karena Leng keburu kalah dengan cepat, jadi Shesar gagal beradaptasi dengan kondisi lapangan.
"Main hari ini lebih ingin mencoba ke penguasaan lapangan dan angin. Tapi belum terlalu dapet feelnya karena tadi lawannya terlalu cepat matinya. Jadi menang kalah anginnya belum terlalu dapet banget," kata Shesar, dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (6/12).
Terlepas dari itu semua, Shesar tetap puas dengan pencapaiannya tersebut. Ia pun siap menyambut lawannya selanjutnya, yakni Loh Kean Yew (Singapura), di perempatfinal SEA Games 2019 pada Sabtu 7 Desember 2019.(int/eca)
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…