Categories: Olahraga

Hajar dengan 25 Pukulan Mengerikan, Wasit Hentikan Duel

JAKARTA (RIAUPOS,CO) — Sebastian Fundora semakin memantapkan statusnya sebagai salah seorang petarung berbahaya pada kelas menengah junior.

Sang Neraka Jangkung, julukan Fundora, mencatat kemenangan ke-16 dalam 17 pertarungan sepanjang karirnya sejauh ini. Hari ini (6/12), petarung muda berusia 22 tahun asal Coachella, California tersebut menghajar petinju asal Ghana Habib Ahmed di AT&T Stadium, Arlington, Texas.

Fundora yang tampil ganas menghajar Ahmed tanpa ampun. Dijadwalkan bertarung dalam 10 ronde, Fundora sudah mampu mengalahkan Ahmed dengan KO pada ronde kedua.

Laga Fundora melawan Ahmed ini adalah partai tambahan duel perebutan sabuk juara dunia kelas welter WBC dan IBF yang mempertemukan Errol Spence versus Danny Garcia.

Dalam duel ini, sebuah upercut kiri sangat keras dari Fundora membuat Ahmed tumbang. Dalam ronde sebelumnya, Fundora benar-benar membuat Ahmed menderita.

Dia melancarkan 25 pukulan yang sangat keras dan akurat. Ahmed yang dihajar begitu rupa hanya mampu menutupi mukanya. Wajahnya memperlihatkan kepasrahan yang sangat dalam. Dia juga depresi menghadapi ganasnya gaya bertarung Fundora.

Melihat Ahmed disikat habis-habisan tersebut, wasit Laurence Cole mengambil keputusan yang cepat. Dia menyelamatkan Ahmed dari kemungkinan terburuk dengan cara menghentikan pertarungan saat ronde kedua berlangsung dalam tempo 1 menit dan 30 detik.

Sejurus kemudian, Cole memberikan kemenangan kepada Fundora. Fundora adalah petinju yang unik. Tingginya sangat mengesankan, mencapai 197 Cm. Ini membuat style bertarungnya menjadi tidak biasa. Sangat sulit diantisipasi.

"Dia masih berusia 22 tahun dan sangat mungkin berkembang dengan baik," tulis pengamat tinju Michael Rosenthal di USA Today. "Tetapi dia membutuhkan beberapa pertarungan lagi untuk menjadi penantang yang diperhitungkan pada kelas menengah junior," imbuh Rosenthal.

Fundora mencatat 16 kemenangan dalam 17 pertarungan. Sebanyak 11 duel dia menangkan dengan cara KO. Sedangkan satu laga melawan Jamontay Clark yang berlangsung 31 Agustus 2019 berakhir dengan imbang.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

13 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

14 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago