Categories: Gaya Hidup

7 Sikap Bijaksana saat Pasangan Beda Pandangan Politiknya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Berbeda pandangan politik bisa menjadi pemicu keributan pasangan. Ketika filosofi ini menjadi agresif, ruang hubungan bisa rusak.

Sama seperti negara yang telah terpecah belah, efek negatif perdebatan pandangan politik bisa membuat hubungan renggang, bahkan membuat tempat tidur perkawinan menjadi tak nyaman. Hubungan dengan pasangan yang beda pandangan politiknya bahkan lebih membuat stres.

Dilansir dari YourTango, Ahad (6/12), Psikoterapis dari Amerika Serikat Joan E Childs menjelaskan beberapa cara untuk tetap memelihara kualitas hubungan ketika Anda memiliki perbedaan politik. Sehingga sikap yang bijaksana bisa membuat hubungan lebih tenang.

1. Politik tak akan abadi
Meski ada perbedaan politik, pilihan atau partai pada pasangan, harus tetap diyakini bahwa tak ada yang abadi dalam politik. Kemenangan dan kerugian juga merupakan bagian dari pengalaman manusia. Jangan pertaruhkan hubungan demi politik.

 2. Luangkan waktu untuk bicara
Belajarlah untuk menghargai perbedaan pasangan daripada mengkritik dan menghakimi mereka. Ingat mengapa Anda jatuh cinta. Kembalikan kebaikan satu sama lain dan bersedia menerima dan menegosiasikan perbedaan, daripada mencari kesalahan dan kritik. Biarkan cinta membawa pada saling memaafkan dan rasa syukur, bukannya kebencian dan tanpa kompromi.

3. Beri waktu
Segera setelah semua peta pertarungan politik selesai, hidup harus kembali keadaan normal. Jangan berlarut pada kemarahan dan kebencian.

4. Perilaku penuh kasih
Tidur lebih dekat. Peluk pasangan setiap malam. Tebus kesalahan dan berikan pelukan dan ciuman. Itu adalah obat penenang terbaik dari alam. Regangkan otot emosional.

5. Kompromi, berkomunikasi, dan bekerja sama
Kesulitan menghasilkan kekuatan atau kelemahan. Pilih salah satu yang Anda inginkan. Cari hal yang lebih prioritas untuk diselesaikan bersama daripada sekadar bicara politik.

6. Menahan diri
Sangat mudah untuk bertindak. Lebih sulit untuk menahan emosi, kata-kata dan perilaku. Bersikaplah lembut satu sama lain. Pupuklah prinsip saling membutuhkan.

7. Habiskan waktu berkualitas
Lakukan kegiatan bersama lebih sering. Misalnya seperti membaca buku bersama, atau tonton acara yang menyenangkan bersama, jalan-jalan, atau sekadar membicarakan hal-hal yang membuat bahagia.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

19 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

3 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

3 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago